Sabtu, Juli 20, 2024
BerandaDenpasarPamit Ngaku Service Motor, Kakek Ditemukan Meninggal di Areal Setra Badung

Pamit Ngaku Service Motor, Kakek Ditemukan Meninggal di Areal Setra Badung

DENPASAR, balipuspanews.com – Warga yang melintas di areal setra Badung jalan Imam Bonjol, Kamis (18/4/2024) dikejutkan penemuan mayat bernama Kasmadi. Pria 61 tahun asal Desa Pamecutan Kaja itu ditemukan I Made Wedra,67, sekitar pukul 10.30 WITA.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, jasad Kasmadi awalnya ditemukan oleh Pengelancang Setra Badung Made Wedra,67. Saksi sedang bersih-bersih di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Saat akan menaruh alat yang digunakan bekerja di gudang, saksi melihat sesuatu seperti layangan jatuh. Sehingga saksi penasaran dan mendekatinya. Ketika mendekat, saksi kaget ternyata yang tergeletak itu seorang kakek bernama Kasmadi. Perihal penemuan itu dilaporkan ke Pos Pecalang Desa Adat Denpasar dan aparat kepolisian.

Sementara dari keterangan istri Kasmadi yakni Parni,57, suaminya pergi pamitan hendak service motor, pada Rabu 17 April 2024 sekitar pukul 11.00 WITA.

“Istrinya bilang suaminya akan pergi ke service motor, tapi tidak tahu dimana servis motornya,” ungkap AKP Sukadi.

Hingga pukul 16.00 WITA, Kasmadi tak kunjung pulang, bahkan ponselnya tidak bisa lagi dihubungi. Hingga pukul 23.00 WITA, Kasmadi tidak juga pulang sehingga pihak keluarga khawatir dan melakukan pencarian.

BACA :  Seratus Lebih ASN Purnabhakti Kota Denpasar Terima Penghargaan

Tapi sampai keesokan harinya pukul 03.00 WITA dan Kasmadi belum juga ditemukan. Endingnya pun bikin terharu, sang istri Parni menerima kabar bahwa suaminya sudah meninggal dunia. Walhasil, Parni dan keluarga langsung ke TKP untuk melihat jasad Kasmadi.

Sementara dari hasil pemeriksaan Tim Identifikasi Polresta Denpasar, Kasmadi meninggal dalam posisi meringkuk, kepala menghadap ke barat, kedua kaki menghadap ke timur dengan posisi tertekuk, tangan kiri tertekuk di depan dada dan memegang hp.

Diketahui, ia menggunakan baju warna merah dan jaket warna hitam, celana panjang warna abu-abu, di dekatnya terdapat sepasang sandal warna hitam dan kunci sepeda motor, kaca mata.

“Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujarnya.

Dijelaskan AKP Sukadi, pada tubuhnya sudah terdapat lebam mayat, pada hidung mengeluarkan darah diduga akibat pembuluh darah pecah karena diduga mempunyai penyakit akut. Istrinya juga menjelaskan kepada polisi, bahwa Kasmadi mempunyai riwayat penyakit jantung sejak lama.

“Korban sudah sering keluar masuk rumah sakit, tapi tidak sembuh-sembuh. Jenazah sudah dievakuasi ke RSUP Prof Ngoerah, tandasnya.

BACA :  Hektaran Lahan Kebun Mente dan Mangga di Desa Tianyar Tengah Hangus Terbakar

Penulis: Kontributor Denpasar

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular