Kadek Darma Susila

DENPASAR, balipuspanews.com – Tim panitia khusus (pansus) DPRD Bali menelusuri temuan selisih anggaran sebesar Rp 2,7 Milliar di RS Puri Raharja.

“Selisih anggaran di RS Puri Raharja sebesar 2.7 milliar. Hal ini sudah barang tentu mesti didalami apakah ada keselahan karena administrasi atau karena apa, hal ini harus dalami agar tidak ada anggaran yang menyimpang,”kata Wakil Ketua Pansus Raperda Provinsi Bali tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 5 tahun 2010 tentang Penyertaan Modal Daerah, I Kadek Darma Susila usai rapat perdana pembahasan Raperda penyertaan Modal, Senin (24/2/2020).

Selain itu secara umum, rapat perdana ini jelas Darma juga akan mengevaluasi perusahaan yang membebani daerah dalam rangka pembahasan Raperda Provinsi Bali tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 5 tahun 2010 tentang Penyertaan Modal Daerah

“Perusahaan yang sudah dalam kondisi yang tidak berjalan dan itu tidak akan menjadi beban bagi daerah dalam anggaran selama ini kita harus cek lagi,” katanya.

Lebih jauh dikatakan dalam perjalanan nanti pansus diharapkan segera memanggil instansi terkait untuk meminta kejelasan sebelum Raperda ditetapkan.

Selain itu, pihaknya juga akan memanggil kelompok ahli guna meminta masukan PT yang bermasalah.

Salah satu contohnya Rumah Potong Hewan (RPH) di Kabupaten Gianyar.
“Pemerintah provinsi sudah mengibahkan pengelolaan anggaran kepada Kabupaten Gianyar, untuk itu perlu dikaji lagi agar tidak menjadi persoalan anggaran kedepannya,” ujarnya.

Seperti diketahui kalau penyertaan Modal Daerah merupakan salah satu sumber pendapatan daerah dan cara untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya Pemerintah Provinsi Bali telah melakukan Penyertaan Modal sampai Tahun 2019 kepada PT. Bank BPD Bali, PT. Asuransi Bangun Askrida, Perusahan Daerah Bali, PT. Rumah Sakit Puri Raharja, PT. Penjaminan Kredit Daerah.

Serta dengan mempertimbangkan perkembangan deviden dari PT. Asuransi Bangun Askrida sangat menjanjikan, Pemerintah Provinsi Bali telah melakukan Penambahan Penyertaan Modal Daerah kepada PT. Asuransi Bangun Askrida. (art/BPN/tim)