Aparat dan warga bergotong royong membersihkan kayu gelondongan yang menumpuk saat banjir di Pantai Toya Pakeh
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Semarapura, balipuspanews.com – Hujan lebat dan adanya air bah yang mengalir deras turun dari kawasan atas di Nusa Penida, membawa kayu gelondongan dan sampah yang memenuhi kawasan pantai di Nusa Penida, terutama di kawasan Pantai Toya Pakeh.

Kapolsek Nusa Penida Kompol Ketut Suastika SH ketika dihubungi Kamis (11/1), membenarkan mengenai tumpukan sampah berton-ton yang ada di seputar Pantai Toyya Pakeh.

Ketika ditanya apakah itu datang dari hulu, Kapolsek bertubuh gempal ini mengaku tidak mengetahui secara persis kejadiannya. “Soal apa sampah datang bersama banjir dari hulu, kita tidak tahu persis yang jelas sudah ada gelondongan kayu kayu besar menumpuk diseputar pantai Toya Pakeh,” ujarnya.

Lebih jauh Kapolsek Suastika menyebutkan, bahwa sekitar enam truk sampah dan kayu gelondongan itu diangkut, namun masih belum semuanya habis.

Sementara itu Camat Nusa Penida Gusti Ngurah Agung Mahajaya dihubungi menyebutkan, kemungkinan sampah beserta kayu gelondongan itu datang dari hulu. Namun kapan persisnya sampah itu datang, tidak diketahuinya.

“Yang jelas dengan adanya kayu gelondonngan yang memenuhi pantai Toya Pakeh, kita meminta bantuan Polsek dan Koramil bersama warga untuk membersihkan kawasan pantai Toya Pakeh tersebut,” katanya.

Camat Ngurah Agung Mahajaya memastikan bahwa besok (Jumat, 12/1) akan dilakukan lagi pembersihan kawasan Pantai Toya Pakeh tersebut, biar benar-benar bersih dari sampah dan kayu gelondongan yang memenuhi pantai. Menurutnya, sampah sudah bertruk-truk diangkut juga belum tuntas dibersihkan.

Musibah akibat hujan lebat disertai angin linus juga menyebabkan adanya pohon yang tumbang di jalan depan agen Boat Caspla sekittar pukul 16.30 Wita.

“Kita mengerahkan petugas BPBD untuk menangani pohon tumbang yang sempat memacetkan jalan didepan kantor Caspla tersebut. Namun kini sudah bisa dibersihkan bersama warga,” ujarnya. (Roni)

Tinggalkan Komentar...