Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

SANUR, balipuspanews.com — Perusahaan properti Indonesian Paradise Property bekerja sama dengan Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggelar pelatihan kepada sejumlah pedagang pasar tradisional di Denpasar, Kamis (10/1).

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini, dimulai sejak tanggal 7 -10 Januari 2019 ini, diadakan di empat pasar yang berbeda, yakni Pasar Tradisional Sindu, Pasar Agung, Pasar Sari Pedungan dan Pasar Kumbasari Denpasar.

“Pelatihan dan pemberdayaan ini lebih kepada mitigasi atau pencegahan karena bencana tidak bisa diprediksi,” kata Faisal Djalal selaku Instruktur ACT.

Menurutnya, pelatihan yang diberikan disesuaikan dengan kondisi dan lokasi pasar termasuk antisipasi terhadap potensi bencana yang kemungkinan terjadi, semisal pasar yang berada dekat dengan sungai maka potensi bencana yakni banjir, selain itu bencana yang patut diantisipasi di antaranya kebakaran, gunung meletus, hingga gempa bumi.

Untuk itu, dalam pelatihan tersebut para pedagang dilatih siap siaga menghadapi bencana termasuk memastikan ketersediaan dan memanfaatkan alat pemadam kebakaran, pengaturan kabel listrik, jalur evakuasi hingga titik aman berkumpul.

“Kami harap mereka menjadi agen perubahan kepada pelaku UMKM lainnya,” imbuhnya.

Masih kata Faisal, pelaku UMKM merupakan salah satu elemen masyarakat yang paling terdampak bencana karena mereka memiliki modal yang tidak besar.

Meski demikian, keberadaan UMKM memberikan peranan penting dalam menjaga rantai pasokan termasuk kepada industri pariwisata. Fokus yang diterapkan dalam pelatihan tersebut adalah pemberdayaan kepada sumber daya manusia.

Sementara, Taufik Lie selaku Kepala Administrasi Paradise Property mengungkapkan, berdasarkan penuturan beberapa pedagang yang terdampak banjir, potensi kerugian diperkirakan mencapai lebih dari 40 persen dari total pendapatan. Bahkan, karena bencana alam tidak menutup kemungkinan mereka bisa gulung tikar alias tutup operasional.

“Perusahaan properti tersebut memiliki sejumlah unit di Bali di antaranya beberapa hotel dan pusat perbelanjaan seperti Hotel Haris Tuban, Maison Aurelia Sanur, Sheraton Kuta, Park 23 dan Beachwalk Shopping Center,” tandasnya. (bud/bpn/tim).

Advertisement
Loading...

Tinggalkan Komentar...