Pariwisata Lombok Mulai Bangkit

foto: General Manager Pearl Of Trawangan Resort - Gili Trawangan, Vicky Hanoi.

JAKARTA, balipuspanews.com – Perputaran penumpang pesawat keluar masuk Lombok sudah mencapai 2100 per hari pada bulan agustus ini dengan tetap berlangsungnya projek pemerintah pusat untuk KEK Mandalika dan persiapan Perhelatan Motor GP ada pergerakan untuk menunjang roda perekonomian, di Gili pun masih dapat cipratan  tamu baik tamu yang datang melalui airport maupun Pelabuhan dengan fast boat dari bali, saat ini ada 2 perusahaan fastboat yang sudah beroperasi dari Bali – Gili Trawangan.

Dalam bulan ini dan Beberapa bulan kedepan ada beberapa kegiatan yang berlangsung di Gili Trawangan dan Gili Air, ini pertanda sudah berangsur mulai dibuka bertahap walaupun tidak dengan full operate, kebutuhan ekonomi menuntut untuk disegerakan pembukaan bisnis pariwisata sebagai penunjang roda perekonomian, tentunya dengan tetap memenuhi protocol kesehatan.

“Berkoordinasi dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Lombok Utara (BPPD KLU ) akan segera diadakan live streaming dengan tema piknik dengan covid,  sebagai upaya memperkuat kepercayaan diri para pelaku bisnis untuk memulai usaha dengan new normal dan roda ekonomi dapat terbantu, bekerja sama dan mensupport program pemerintah untuk bisa mempercepat dalam pergerakan ekonomi khususnya di bidang pariwisata, mengingat bahwa di 3 gili – Gili Trawangan – Gili Meno dan Gili Air (Tramena) di temukan zero case untuk covid-19,” kata General Manager Pearl Of Trawangan Resort – Gili Trawangan, Vicky Hanoi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/8).

Ia mengungkapkan di Gili Trawangan khususnya Pearl of Trawangan (Group Amazing Hotels & Resort) sudah buka sejak bulan lalu walaupun masih minim untuk tamu yang menginap namun harus di mulai dan mensupport agar Gili hidup kembali.

Menurutnya saat ini tamu yang berlibur ke Gili adalah market domestic maupun para expatriate yang cukup membantu untuk kelangsungan hidup industry pariwisata. Kami berharap untuk pembukaan air line yang rencananya dari pemerintah akan dibuka pada 11 september 2020 dapat membantu roda perekonomian.

“Pearl of Trawangan dan beberapa property di Gili dan Lombok Utara telah melewati verifikasi dari Dinas pariwisata provinsi dalam certifikasi CHS (Certification Health and Safety) untuk dapat melanjutkan operasi usaha sesuai aturan pemerintah dan protocol yang berlaku,” ujar Vicky Hanoi.

“Ada hal positive dari kejadian ini yang dapat di ambil khususnya di 3 gili yaitu Sumber daya alam menjadi lebih baik dengan peremajaan setelah sebelumnya ramai, baik itu trumbu karang, air laut maupun wisata bahari di 3 gili dapat re-refresh Kembali seperti natural selama pandemic covid 19 beberapa bulan terakhir, Gili Trawangan tidak hanya untuk wisata bahari, dengan udara yang sehat, pegununan dapat juga di gunakan utk para pecinta sepeda maupun sport activities lainnya bisa di lakukan di Gili Trawangan,” tutupnya.

Penulis/editor: Ivan Iskandaria.