Polisi dijaga ketat
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Gianyar, balipuspanews.com -Pasca insiden bom di Surabaya yang berulang kali terjadi, jajaran Polres Gianyar mengerahkan ribuan personelnya guna melakukan pengamanan di kabupaten berjuluk kota  seni dan budaya.

“Kita kerahkan seribu lebih personil dikerahkan dalam memastikan keamanan. Khususnya wilayah Ubud kini menjadi fokus pengamanan aparat kepolisian,” kata Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo, dihubungi Senin (14/5) .

AKBP Priyanto mengatakan merespon insiden bom di Surabaya, jajaran kepolisian kini siaga 1 khususnya untuk wilayah Gianyar. Dikatakan seribu lebih personil dikerahkan melakukan pengamanan.

“Kita all out mengerahkan personil, semua personil stan bay siaga I, “ tegas Kapolres Gianyar yang baru bertugas di gumi seni ini.

Dijabarkan kawasan yang menjadi fokus pengamanan meliputi Mapolres Gianyar hingga masing-masing polsek. Polisi juga melakukan penebalan personil di sejumlah objek wisata.

“Semua objek wisata yang dikunjungi wisatawan, seperti Ubud itu sudah kita pertebal, kan disana banyak orang asing, “ katanya.

Selain mengamankan objek wisata polisi juga meningkatkan sidak penduduk pendatang (duktang). Rasia di jalanan kini juga ditingkatkan polisi, baik itu siaag atau pun malam hari, dengan sasaran benda mencurigakan.

“Jadi seluruh personil kita fokuskan pada sejumlah pengamanan ini, “ tegasnya.

Perwira melati dua dipundaknya ini juga menegaskan setap personil yang bertugas wajib membawa senjata, meraka juga dilengkapi dengan body sistem.

“Paling penting saat patrol tidak boleh ada yang bertugas seorang diri, minimal 2 orang, “ pesannya. (art/bpn/tim)

Tinggalkan Komentar...