Pasca Bule Meninggal Setelah Jatuh di Lereng Gunung Agung, Desa Adat Besakih Gelar Ritual Pabersihan

Ritual pabersihan di lereng Gunung Agung Bali digelar Desa Adat Besakih pasca bule meninggal setelah terjatuh ke jurang
Ritual pabersihan di lereng Gunung Agung Bali digelar Desa Adat Besakih pasca bule meninggal setelah terjatuh ke jurang

KARANGASEM, balipuspanews.com – Pasca kejadian jatuhnya wisatawan asing hingga meninggal di lereng Gunung Agung beberapa hari lalu, pihak Desa Adat Besakih langsung melaksanakan upacara pabersihan.

Upacara tersebut (pengerapuh) berlangsung hari ini, Senin (21/11/2022), yang bertempat di lereng Gunung Agung lokasi kejadian terjatuhnya bule tersebut.

Menurut Pemucuk Pemangku Pura Agung Besakih, Gusti Mangku Jana, prosesi diawali dengan menghaturkan banten prayascita dan banten pangerapuh yang dilanjutkan dengan pengambilan sedikit tanah di lokasi kejadian untuk dibuang ke sungai sebagai simbol menghilangkan cuntaka.

Selanjutnya, setelah upacara pengerapuh ini digelar, masih menunggu hari baik untuk melaksanakan upacara penyucian yang dipusatkan di areal Pura Pengubengan Besakih.

Baca Juga :  Semarak HUT ke-529 Kota Tabanan, Bupati Sanjaya Buka Pagelaran Seni Budaya Nusantara

“Untuk upacara pengrapuh dilaksanakan hari ini (Senin, 21/11/2022), nah untuk pelaksanaan upacara penyucian masih mencari hari baik,” ujarnya.

Penulis : Gede Suartawan

Editor : Oka Suryawan