Minggu, April 14, 2024
BerandaBulelengPasca Didaftarkan Sebagai Bacaleg Empat Perbekel di Buleleng Masih Ngantor

Pasca Didaftarkan Sebagai Bacaleg Empat Perbekel di Buleleng Masih Ngantor

BULELENG, balipuspanews.com – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng beberapa waktu lalu mendaftarkan empat Perbekel sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) ke KPU Buleleng.

Namun pasca didaftarkan keempatnya yakni Perbekel Desa Tembok Dewa Komang Yudi Astara, Perbekel Desa Patas I Kadek Sara Adnyhana, Perbekel Desa Patemon I Ketut Winaya, dan Perbekel Desa Bungkulan I Ketut Kusuma Ardana sampai Kamis (18/3/2023) masih terlihat menjalankan aktivitasnya sebagai Perbekel aktif.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Buleleng, Nyoman Agus Jaya Sumpena menyampaikan jika sebelum didaftarkan sebagai Bacaleg oleh partai yang mengusungnya.

Keempat Perbekel dari Desa Tembok, Bungkulan, Patemon, dan Patas ini telah mengatakan akan mengundurkan diri tetapi sampai Kamis (18/5/2023) baru dua laporan yang diterima.

“Sampai tanggal 14 masih tetap jumlahnya empat yang mengundurkan diri dan sudah diproses. Untuk Tembok dan Patemon sudah sisanya lagi dua belum, nanti kalau sudah semua baru akan diproses dan dibuatkan SK pemberhentian,” terang Kadis yang akrab disapa AJS ini.

Bahkan AJS menegaskan jika keempatnya masih tetap menjabat selama SK Bupati belum terbit dan Plt belum ada untuk mengisi kekosongan jabatan. Setelah SK pemberhentian aktif dan pengangkatan Plt Perbekel sudah dilakukan maka baru akan disusun panitia Perbekel Antar Waktu (PAW) untuk menduduki jabatan yang kosong.

BACA :  Tingkatkan Produksi Padi, Distan Buleleng Terapkan Inovasi Pertama di Bali

Kemudian segala persyaratan akan langsung ditentukan serta setelah ada yang melamar menjadi Perbekel PAW dan persyaratan lain sebagainya terpenuhi. Maka Musyawarah Desa (Musdes) khusus pemilihan Paw baru bisa dilaksanakan.

“Tidak ada ikut di Pilkel serentak mereka dipilih di Musdes. Kalau sudah terpilih, BPD akan menyampaikan hasilnya kepada bupati dan disana baru ada istilah Perbekel Antar Waktu. Khusus untuk Desa Tembok PAW akan menjabat sampai 2027 sedangkan sisanya hanya sampai 2025,” paparnya.

Selain itu untuk pelantikan PAW, Agus mengatakan pelaksanaannya akan dilakukan bersamaan dengan Perbekel yang dipilih dari Pilkel serentak. Namun apabila ada desa yang mempunyai dana dipersilahkan apabila ingin melakukan pelantikan sendiri.

“Kalau memang sudah kita pastikan tanggal 29 November 2023 akan dilantik. Sekarang persiapan Pilkel serentak baru sampai tahap penyusunan panitia pengawas Kabupaten,” pungkas dia.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular