BADUNG, balipuspanews.com – Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta mengajak masyarakatnya untuk dekat dengan alam pasca terjadinya gempa bumi di Nusa Dua.
“Enggak apa -apa semua sudah ditangani kok, kami mengajak kepada masyarakat Badung untuk masuk pada tatanan perabadan, kalau sudah masuk dengan tatanan peradaban jangan melawan alam, cara dekat dengan alam itu bagaiamana peradaban kita tinggi dengan insting, akibat peradaban tinggi binatang akan turun sebelum gunung meletus, kalau sayang sama alam alam pasti alam dekat dengan kita,” kata Bupati Giri Prasta ketika dimintai keterangannya soal gempa usai sidang Paripurna APBD Perubahan tahun 2019 di Gedung DPRD setempat, Kamis (18/7/2019)
Sementara itu, disisi lain Kasat Intelkam Polres Badung AKP I Nyoman Sumantara, SH berdasarkan data dari BMKG, mengatakan, bahwa dengan Parameter Gempa berkekuatan 6.0 SR di kedalaman 68 Km, lokasi Bali selatan Indonesia, berdampak pada rusaknya bangungan di sejumlah tempat.
“Kita telah lakukan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas di masing – masing Desa untuk mendatakan bangunan yang rusak ” kata Kasat Intelkam I Nyoman Sumantara.
Adapun bangunan yang rusak akibat gempa tersebut yakni di RSUD Mangusada Kabupaten Badung, beberapa dinding tembok di Lantai III Gedung Paviliun mengalami pecah rambut, 1 buah penutup AC di Lantai III Gedung Paviliun mengalami jatuh, beberapa dinding tembok di Gedung IRD juga mengalami pecah rambut dan sambungan lantai di Ruangan OK Gedung IRD mengalami pecah / retak.
Kemudian di SMP Negeri 1 Mengwi 9 atap genteng bangunan Laboratorium IPA disisi barat telah jatuh,10 atap genteng bangunan Laboratorium IPA disisi timur telah jatuh, Atap anak gapura di sebelah sisi barat telah ambruk, diperkirakan jerugian sekitar 25 juta Rupiah.
Selanjutnya dapur milik I Gusti Ketut Resila Umur 70 tahun, Banjar Sukajati desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, juga rusak dan di wilayah Polsek Kuta Utara tepatnya Sekolah Dasar no. 5 Banjar Celuk, Desa Dalung terjadi kerusakan plapon bahan Gipsun pada luar dan dalam ruang kelas.
“Kita bersyukur tidak ada korban jiwa akibat gempa ini, ini hanyalah kerusakan kecil dan tidak berdampak tsunami” ujar AKP Sumantara.
Sementara itu, data yang dikumpulkan dari BPBD Badung, total sebanyak 36 titik terdampak gempa bumi yakni Kuta Selatan 24, Kuta sebanyak 6 titik, Kuta utara 3, Abiansemal sebanyak 2 unit, sedangkan Mengwi sebanyak 1 unit.(cita/bpn/tim)



