26 C
Denpasar
27/02/2021, 11:38 PM
Beranda News Pasien Pengawasan Virus Corona Belum Bisa Dirujuk

Pasien Pengawasan Virus Corona Belum Bisa Dirujuk

balipuspanews google news

NEGARA,balipuspanews.com- Meski sudah bersttatus dalam pengawasan Virus Corona (Covid-19) namun satu orang pasien belum bisa dirujuk.

Penyebanya rumah sakit yang menjadi rujukan ada yang kepenuhan serta ada yang belum siap.

Rabu (11/3) malam RSU Negara mendapat rujukan dari RS Bunda seorang pasien perempuan berusia 62 tahun waega Jembrana.

Pasien dengan status pengawasan virus corona, paseian itu langsung dirawat di ruamg isolasi.

Karena sesuai dengan standar oprsional dan prosedur (SOP) pasien dengan status pengawasa viruc corona harus dirujuk ke rumah sakit rujukan. Namun dari konfirnasi yang didapat rumah sakit rujukan tidak bisa menerima.

“Sesuai dengan protap begitu pasien dalam pengawasan corona harus di rujuk ke Rumah Sakit ditunjuk. Tetapi pasien itu belum bisa kita rujuk,” jelas. Kabid Pelayanan Medis RSU Negara dr. I Gede Ambara Putra, Kamis (12/3).

Rumah sakit rujukan itu yakni RSUD Tabanan, RSUP Sanglah, RSUD Sanjiwani Gianyar tidak bisa menerima karena ruang isolasinya penuh. Sedangkan RS Singaraja, gedungnya sudah selesai namun peralatanya belum siap.

“Karena belum bisa dirujuk maka kami berkoordinasike dinas kesehatan Provinsi Bali dan Pemkab Jembrana untuk pasien tersebut dirawat di RSUD Negara sesuai dengan Protap atau SOP yang ada,” ungkapnya.

Dari hasil kordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali bahwa pasien tersebut termasuk Kreteria PDP (Pasien Dalam Pengawasan), jadi belum dipastikan terkonfirmasi positif terinfeksi Virus Corona.

“Awalnya pasien dirawat di RSU Bunda selama 2 hari kemudian Petugas Medis RSU Bunda menghubungi RS Rujukan, namun RS Rujukan diantaranya RSUD Tabanan, RSUP Sanglah, RSUD Sanjiwani Gianyar ruang isolasinya penuh sedangkan RSUD Singaraja menyatakan belum siap, sehingga pasien kemudian di rujuk ke RSU Negara”, jelasnya.

Setelah satu malam dirawat diruang isolasi, paseian yang mngalami batuk dan filek dan sesak nafas itu sudah membaik. Tetapi pakah paseian itu pisitif atau negative corona perlu dipastikan dengan pemeriksaan laboratorium khusus.

Tujuanya untuk menentukan penanganan sekaligus untuk mengkalirifiksi dugaan yang viral di media social. Untuk memastikan pasien itu Negatif dan Positif harus berdasarkan hasil Lab Rumah Sakit Rujukan.

“Kami belum memiliki lab khusus itu. Namun pasien kita tetap tangani dengan baik oleh dokter spesialis. Kami siap membantu jika pihak rumah sakit rujukan mengambil sampel darah pasien untuk diperiksa apakah positif atau negative hasil lab itu sangat penting dan perlu cepat diketahui,” ungkapnya.

Pihakinya juga terus berkoordinasi dengan dinas kesehatan baik di kabupaten maupun provinsi serta rumah sakit rujukan.

“Jika ada yang siap kami akn rujuk. Tetapi jika tidak kami akan rawat sesiao SOP dan dokter yang menangani juga siap,” terangnya.

Sementara itu dr. Nara Kusuma Wirawan, SP.PD yang menangani pasien itu mengatakan pasien rujukan dari Rumah Sakit Bunda dengan keluhan batuk demam dan sesak nafas ringan serta dari hasil diagnosis mengalami radang paru-paru itu sebelumnya sempat melaksanakan ibadah umroh ke Arab Saudi pada 20 februari. Saat kembali dari Arab Saudi pada 8 maret sempat transif di Singapura.

“Saat di Sinapura pasien sempat dievaluasi dan dinyatakan aman sehingga diizinkan kembali ke Indonesia,” ujarnya.

“Untukmenentukan pasien ini negative atau positif korona adalah RS Rujukan sehingga secara prosedur RSUD Negara belum bisa menentukan sendiri karena belum memiliki petugas yang mempunyai keahlian khusus untuk menangani corona,” jelasnya.

I Wayan Sunika, dari Dinas Kesehatan Pemkab Jembrana, menyampaikan, pihaknya terus berkoordinasi dengan dinas kesehatan provinsi dan melakukan pemantauan dan pengawasan berkelanjutan sesuai SOP dan petunjuk dari Kemenkes RI.

“Apabila pasien ini positif Corona sebagai langkah antisipasi maka pihak keluarga yang akan dilakukan pemeriksaan lanjutan sesuai arahan Dinas Kesehatan. Namun karena ini baru dan belum jelas positif atau negative kami belum melakukan mengecek kelauraganya. Namun sampai saat ini pihak keluarga dalam keadaan sehat,” ungkapnya.

Masyarakat juga diminta tidak resah dan langsung percay dengan infornasi di mesia social yang belum tentu kebenaranya.

”jangan reash karena ini belum tentu positif. Tetap hidup bersih dan menjaga kesehatan,” ujarnya. (nm/bpn/tim)

- Advertisement -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
5 Waktu Penting Cuci Tangan Dengan Sabun
00:48
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Mengantri
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berwisata
00:54
Video thumbnail
Tips Menaiki Pesawat di Masa Pandemi
01:06
Video thumbnail
Hal-hal yang Mesti Diperhatikan Setelah Keluar Rumah
00:48
Video thumbnail
Gaya Hidup Sehat yang Bisa Diterapkan di Tengah Pandemi
01:03
Video thumbnail
Perlengkapan yang Wajib Dibawa Dalam Tas di Masa Pandemi
00:57
Video thumbnail
Protokol Kesehatan di Tempat Ibadah
00:57
Video thumbnail
Tips Berkendara di Masa Pandemi
01:12
Video thumbnail
3 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berkunjung ke Suatu Tempat
00:47
Video thumbnail
Langkah Mencegah Kluster Keluarga
01:03
Video thumbnail
Panduan Menggunakan ATM di Masa Pandemi
01:22
Video thumbnail
Tanda Daya Tahan Tubuh Melemah
00:52
Video thumbnail
6 Jenis Salam Pengganti Jabat Tangan yang Populer di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Lindungi Lansia dari Covid-19
00:44
Video thumbnail
Tips Aman Nyoblos di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Pergi Bekerja
00:56
Video thumbnail
Tips Menggunakan Kendaraan Umum di Masa Pandemi
01:05
Video thumbnail
Tips Aman Makan di Rumah Makan di Masa Pandemi
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Dihindari Saat Memakai Masker
00:50
Video thumbnail
Penggunaan Masker yang Benar
01:18
Video thumbnail
Tips Menjaga Imunitas Tubuh di Masa Pandemi
00:51
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja ke Supermarket
00:57
Video thumbnail
Tips Aman Berjualan di Masa Pandemi
00:45
Video thumbnail
Cara Mencuci Masker Kain Dengan Benar
02:25
Video thumbnail
Manfaat Menggunakan Masker Dengan Benar
00:45
Video thumbnail
Tips Aman Keluar Rumah di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Tips Aman Berbelanja di Pasar di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Harus Dilakukan Driver Taksi Online
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Mesti Dipatuhi Driver Ojek Online di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan Bagi Pekerja di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Tips Aman Menggunakan Taksi Online di Masa Pandemi Covid-19
00:54
Video thumbnail
Tips Aman Menaiki Ojek Online di Masa Pandemi
01:10
Video thumbnail
Tips Aman Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:26
Video thumbnail
7 Langkah Mencuci Tangan Benar
01:09
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:50
Video thumbnail
Etika Batuk yang Benar
00:51
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:49
Member of