Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

DENPASAR, balipuspanews.com – Hari ini, Senin (29/6/2020), Kota Denpasar kembali mencatat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 11 kasus.

Jumlah tersebut terdiri atas 5 orang Orang Tanpa Gejala (OTG) yang dinyatakan positif, 1 Pasien Dalam Pemantauan (PDP) yang dinyatakan positif, serta 5 lainnya merupakan kasus positif baru dengan riwayat perjalanan dalam daerah.

Selain pasien positif, jumlah pasien sembuh setelah menjalani perawatan juga mengalami peningkatan. Di hari yang sama tercatat sedikitnya 5 pasien sembuh setelah menjalani perawatan.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan, bahwa setelah sehari sebelumnya Kota Denpasar mencatatkan penambahan kasus yang signifikan, kali ini kasus mulai menurun menjadi 11 orang per hari ini. Ada juga pasien sembuh sebanyak 5 orang.

“Tercatat penambahan kasus Positif Covid-19 sebanyak 11 kasus, dan 5 orang sembuh, OTG masih harus kita waspadai, serta klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah, mari lebih disiplin lagi menerapkan protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun,” ungkapnya.

Adapun rincian dari sebelas orang terkonfirmasi positif Covid-19 itu yakni, perempuan (34) dari Desa Tegal Harum, kini dirawat di rumah singgah.

Perempuan (27) dari Kelurahan Sesetan, kini dirawat di rumah singgah.

Selanjutnya satu keluarga terdiri dari tiga orang domisili di Desa Peguyangan Kangin.

Tertular dari ibunya seorang pedagang ikan di Pasar Kumbasari umur 54 tahun dan dinyatakan positif tanggal 12 Juni 2020.

Yang positif yakni anak perempuan pertamanya (39).

Kedua yakni anak kedua, perempuan (36).

Ketiga menantu perempuannya (27).

Ketiganya merupakan OTG dan dirawat di rumah singgah.

Kemudian, yang keenam seorang laki-laki (49) berdomisili di Padangsambian dan dirawat di RSPTN.

Ketujuh seorang laki-laki (47) dari kelurahan Ubung dan dirawat di RSUD Wangaya.

Kedelapan seorang laki-laki (9) dari Desa Pemogan dan dirawat di RSUD Wangaya.

Kesembilan seorang laki-laki (3) dari Desa Pemogan dan kini dirawat di RSUD Wangaya.

Kesepuluh seorang laki-laki (26) dari Kelurahan Renon dan diisolasi mandiri.

Dan yang kesebelas yakni laki-laki (25) asal Penatih dan dirawat di rumah singgah.

Sementara pasien yang sembuh sebanyak 5 orang.

Yakni seorang perempuan asal Pemecutan, laki-laki asal Tegal Kerta, laki-laki asal Desa Pemogan, laki-laki dari Kelurahan Padangsambian, laki-laki dari Desa Pemogan.

Dewa Rai menjelaskan bahwa jika melihat dari data kasus Covid-19 Kota Denpasar saat ini memang perkembangan kasus positif baru di internal keluarga terus terjadi, namun pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah juga masih ditemukan.

Kedua klaster baru inilah yang patut diwaspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.

Namun lebih dari itu, rasa optimisme harus terus dibangun dan kobarkan. Mengingat, jumlah pasien sembuh juga terus meningkat.

“Kembali kami ingatkan bahwa klaster perjalanan dalam daerah dan keluarga menjadi catatan serius, dan ini harus diwaspadai bersama dengan menerapkan protokol kesehatan di rumah tangga dan lingkungan sekitar yang lebih disiplin lagi,” jelasnya.

Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas.

Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim juga mengalami peningkatan dan menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.

Secara kumulatif Dewa Rai, menjelaskan kasus Covid 19 di Kota Denpasar sebanyak 520 kasus positif dengan rinciannya adalah 191 sembuh, 8 orang meninggal dunia, dan 321 orang masih dalam perawatan.

Sementara keberadaan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking GTPP secara kumulatif sebanyak 1.693 kasus, namun dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri 573, sehingga tersisa 1.120 OTG.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 328 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 277, sehingga masih tersisa 51 ODP.

Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 120 kasus, namun 47 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani Swab Test, sehingga tersisa 73 yang berstatus PDP.

Penulis : Ni Kadek Rika Riyanti

Editor : Putu Artayasa