19/09/2020, 7:14 AM
Beranda Bali Denpasar Pasien Positif Bertambah 33 Orang di Denpasar, Sembuh 21 Orang

Pasien Positif Bertambah 33 Orang di Denpasar, Sembuh 21 Orang

DENPASAR, balipuspanews.com – Hari ini, Jumat (3/7/2020), Kota Denpasar kembali mencatat peningkatan kasus positif Covid-19 sebanyak 33 orang.

Adapun jumlah tersebut terdiri atas 24 orang kasus positif baru dengan riwayat perjalanan dalam daerah, 8 orang OTG dan 1 orang PDP yang dinyatakan positif Covid-19.

Namun demikian, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar juga terus meningkat. Dimana, tercatat jumlah kesembuhan harian sebanyak 21 orang.

“Kasus sembuh kembali bertambah, hari ini 21 orang sembuh, dan kasus positif juga bertambah 33 orang,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar di ruang Press Room Kantor Walikota (3/7/2020).

33 kasus positif tersebut secara rinci dijelaskan, yang pertama asal Desa Tegal Harum seorang laki-laki usia 52 tahun dan dua orang perempuan usia 56 dan 25 tahun.

Desa Pemecutan Kelod tiga orang laki-laki usia 7, 61. Dan 61 tahun serta dua orang perempuan usia 10 dan 55 tahun.

Desa Padangsambian Kelod seorang laki-laki usia 35 tahun dan seorang perempuan usia 51 tahun.

Desa Ubung Kaja seorang laki-laki usia 7 tahun.

Desa Pemecutan Kaja lima orang laki-laki usia 7, 2, 10, 34 dan 48 tahun serta lima orang perempuan usia 50, 31, 28, 2 dan 21 tahun.

Kelurahan Ubung dua orang laki-laki usia 7 dan 37 tahun serta empat orang perempuan usia 48, 24, 41, dan 43 tahun.

Kelurahan Tonja seorang perempuan usia 53 tahun.

Kelurahan Dangin Puri seorang laki-laki usia 29 tahun.

Desa Sumerta Kauh seorang perempuan usia 61 tahun.

Desa Dauh Puri Kauh seorang perempuan usia 35 tahun.

Kelurahan Padangsambian seorang perempuan usia 70 tahun dan seorang laki-laki usia 58 tahun.

Sementara untuk 21 kasus sembuh, yakni asal Kelurahan Pemecutan seorang perempuan usia 58 tahun.

Kelurahan Sumerta seorang laki-laki usia 28 tahun dan seorang perempuan usia 11 tahun.

Desa Padangsambian Kelod seorang perempuan usia 49 tahun dan seorang laki-laki usia 56 tahun.

Kelurahan Peguyangan seorang perempuan usia 59 tahun dan seorang laki-laki usia 55 tahun.

Kelurahan Panjer seorang laki-laki usia 49 tahun.

Desa Dauh Puri Kaja seorang laki-laki usia 71 tahun.

Desa Pemecutan Kelod dua orang laki-laki usia 11 dan 54 tahun.

Kelurahan Serangan tiga orang laki-laki usia 45, 17 dan 23 tahun serta dua orang perempuan usia 67 dan 58 tahun.

Kelurahan Pedungan seorang perempuan usia 19 tahun.

Kelurahan Tonja seorang perempuan usia 64 tahun.

Desa Tegal Kerta seorang laki-laki usia 45 tahun.

Desa Pemecutan Kaja dua orang laki-laki usia 19 dan 6 tahun.

Dewa Rai mengatakan, bahwa kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih terus terjadi.

Dimana, kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah mulai menunjukan peningkatan.

Kedua klaster baru inilah yang patut diwaspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.

“Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah mulai mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” terangnya.

“Namun kasus sembuh juga terus bertambah, kita harus optimis, mari terapkan protokol kesehatan dan jaga imunitas tubuh,” ajaknya.

Terkait hal tersebut, Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas.

Selain kasus positif, keberadaan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim juga mengalami peningkatan dan menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.

Dewa Rai menjelaskan, secara kumulatif, kasus Covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 649 kasus positif dengan rinciannya adalah 247 orang sembuh, 11 orang meninggal dunia, dan 391 orang masih dalam perawatan.

Sementara keberadaan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking GTPP secara kumulatif sebanyak 1.872 kasus, namun dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri 573, sehingga tersisa 1.299 OTG.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 328 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 277, sehingga masih tersisa 51 ODP.

Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 128 kasus, namun 48 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani Swab Test, sehingga tersisa 80 yang berstatus PDP.

Penulis : Ni Kadek Rika Riyanti

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Gali Lubang Pondasi, Dua Buruh asal Sumba Tewas Tertimbun

GIANYAR, balipuspanews.com - Akhir hidup yang cukup tragis menimpa dua buruh proyek asal Sumba, NTT. Keduanya tewas tertimpa longsoran tanah saat menggali pondasi bangunan...

Dapat Info Terkait Adanya Tajen, Polsek Banjar Langsung Grebeg Lokasi

BULELENG, balipuspanews.com - Pelaksanaan kegiatan judi sabung ayam (tajen) jelas dilarang sesuai pasal 303 KUHP, berdasarkan hal itu pihak kepolisian terus mengadakan pemantauan terhadap...
Member of
Dewan Pers

Download Balipuspanews
Google Play