Pasien Sembuh Covid-19 di Denpasar Kembali Lampaui Kasus Positif

Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah Sebanyak 139 Orang, Kasus Positif 81 Orang dan 5 Pasien Dinyatakan Meninggal Dunia

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai

DENPASAR, balipuspanews.com – Penambahan pasien sembuh Covid-19, pada Selasa (20/4/2021), kembali melampui kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar.

Berdasarkan data harian, pasien sembuh tercatat sebanyak 139 orang. Pun demikian, di hari yang sama kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 81 orang dan kasus meninggal dunia sebanyak 5 orang.

Secara kumulatif kasus positif tercatat 13.699 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 12.816 orang (93,55 persen), meninggal dunia sebanyak 297 orang (2,17 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 586 orang (4,28 persen).

“Perkembangan kasus harian, pada hari ini kasus sembuh bertambah 139 orang, kasus positif bertambah 81 orang dan 5 orang pasien meninggal dunia. Masih terjadinya penularan Covid-19 saat ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, ketika dikonfirmasi, Selasa (20/4/2021).

Baca Juga :  Sukses Lindungi Perajin, IKM Bali Bangkit 10 Kembali Digelar

Terkait kasus meninggal dunia, pasien pertama merupakan seorang perempuan usia 81 tahun yang berdomisili di Luar Kota Denpasar.

Pasien kedua juga merupakan seorang perempuan usia 65 tahun yang berdomisili di Kelurahan Pedungan.

Pasien ketiga diketahui seorang laki-laki usia 64 tahun yang berdomisili di Kelurahan Pemecutan.

Pasien keempat merupakan seorang laki-laki usia 52 yang berdomisili di Desa Dauh Puri Kaja.

Dan pasien kelima juga merupakan seorang laki-laki usia 68 tahun yang berdomisili di Desa Dauh Puri Kauh.

Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dimana, meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan.

Baca Juga :  Dekranasda Kota Denpasar Terus Dorong Promosi Produk IKM di Masyarakat

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat.

“Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai.

Baca Juga :  Terkendala Kabel Bawah Laut, Pembangunan Senderan Nungkak 50 Meter

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai.

Penulis : Gde Candra

Editor : Oka Suryawan