Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd
Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd

BULELENG, balipuspanews.com – Setelah beruntun selama 3 hari pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Buleleng tak ada penambahan.

Kini justru kabar pasien sembuh bertambah datang dari pasien yang sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19 dengan kode pasien PDP-94 akhirnya dinyatakan sembuh, Sabtu (27/6/2020).

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd mengatakan setelah beberapa hari terakhir data perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng mengalami stagnan, akhirnya saat ini terdapat penambahan pasien sembuh.

Sehingga secara kumulatif jumlah pasien sembuh di Buleleng menjadi 82 orang.

Namun pihaknya tetap mengingatkan masyarakat agar tetap tidak mengabaikan protokol kesehatan Covid-19.

“Justru penerapan protokol kesehatan harus terus ditingkatkan sehingga mampu menghindari penularan Covid-19,” ungkapnya.

Suyasa juga menambahkan pihaknya sudah melakukan tracking dari pasien terkonfirmasi positif dengan kode PDP-113.

Setelah dilakukan sebanyak 21 orang yang terdata dari hasil tracking, sudah dilakukan rapid test dengan hasil menunjukkan non reaktif.

Sehingga pihaknya kembali mengingatkan bahwa proses transmisi lokal masih tetap berpeluang terjadi, khususnya di tempat-tempat yang menimbulkan kerumunan banyak orang.

“Kami terus mengingatkan termasuk menggugah kesadaran diri masing-masing, karena untuk menyelamatkan orang lain dan diri sendiri dapat dilakukan dengan meningkatkan ketaatan diri,” tegasnya.

Disisi lain untuk Perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng, saat ini menunjukkan bahwa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkonfirmasi secara kumulatif di Buleleng sebanyak 93 orang, sembuh secara kumulatif 82 orang, dalam perawatan sebanyak 10 orang dan satu orang di rujuk ke Denpasar.

Jumlah PDP Negatif secara kumulatif sebanyak 19 orang, masih dirawat dua orang dan PDP terkonfirmasi enam orang.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara kumulatif berjumlah 121 orang, ODP yang masih dipantau saat ini sudah tidak ada, selesai masa pantau 112 orang dan ODP terkonfirmasi sembilan orang.

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) secara kumulatif berjumlah 1.918 orang, OTG selesai masa pantau sebanyak 1.643, sedangkan OTG yang masih karantina mandiri sebanyak 192 orang, dirawat di Giri Emas empat orang, OTG transisi di RSUD Buleleng satu orang dan OTG terkonfirmasi 78 orang.

Pemantauan juga terus dilakukan kepada pelaku perjalanan daerah terjangkit dan daerah transmisi lokal (tanpa gejala).

Secara kumulatif berjumlah 4.003 orang dengan rincian 3.834 orang diantaranya sudah selesai masa pantau selama 14 hari dan sisa yang masih dipantau sebanyak 169 orang.

Terdiri dari pekerja kapal pesiar berjumlah 153 orang, TKI lainnya terdapat lima orang, pulang dari luar negeri ada satu orang, serta orang yang datang dari daerah transmisi lokal di Indonesia berjumlah 10 orang.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Putu Artayasa