Pastikan Nyepi dan Awal Puasa Lancar, FKUB Pekutatan Gelar Rakor

JEMBRANA, balipuspanews.com– Persiapan menghadapi pelaksanaan hari raya Nyepi yang bersamaan dengan pelaksanaan puasa bagi umat muslim terus dimantapkan. Pada Rabu (15/3/2023) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana menggelar rapat koordinasi (Rakor) membahas tentang Pelaksanaan Hari Suci Nyepi Caka 1945 dan Awal Bulan Suci Ramadan Tahun 1444H.

Rakor yang dilaksanakan di kantor camat Pekutatan itu dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pekutatan seperti Camat Pekutatan I Wayan Yudana, S.SPT, Danramil 1617-04 Pekutatan Lettu Czi IB. Made Putra, Kapolsek Pekutatan Kompol I Wayan Suastika, S.H, kepala KUA Pekutatan Qomaruddin DPP Faroki Gumbrih (F. I Made Wila A, MDA Pekutatan I Wayan Sujana, dan Takmir Masjid se-Pekutatan, dan GKBK Pekutatan.

Ketua FKUB Pekutatan, I Made Rena menyampaikan, Rakor ini dilaksanakan guna menindaklanjuti seruan bersama majelis-majelis agama dan keagamaan Kabupaten Jembrana.

Mengingat perayaan hari raya suci Nyepi dan bulan puasa jatuhnha bersamaan agar nantinya tidak sampai menimbulkan dampak negatif bagi kerukunan umat beragama di Kecamatan Pekutatan.

“Kami harapkan agar selalu terjalin hubungan baik antar umat beragama yang selama ini sudah terjalin sangat baik dan masing-masing bisa beribadah dengan nyaman. Semua pihak agar mensosialisasikan seruan FKUB Kabupaten Jembrana kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kepala KUA Kecamatan Pekutatan, Qomaruddin mengatakan, penentuan jatuhnya awal bulan puasa kemungkinan pada tanggal 23 Maret sambil menunggu dari pusat.

“Kami harapkan hubungan baik antar umat beragama selama ini bisa berkelanjutan dan terjalin dengan harmonis,” ujarnya.

Kapolsek Pekutatan, Kompol I Wayan Suastika menyampaikan seruan dari FKUB Kabupaten agar disosialisasikan ke masyarakat sehingga nantinya masyarakat bisa memahaminya.

Selama ini kerukunan umat beragama di Kecamatan Pekutatan yang sudah terjalin baik agar dijaga oleh semua unsur.

“Kami menghimbau masyarakat yang berada di jalur utama untuk tidak melakukan kegiatan selama Hari Raya Nyepi agar tidak menimbulkan dampak negatif,” harapnya.

Kapolsek juga mengingatkan untuk bijak menggunakan media sosial apalagi tentang keagamaan supaya tidak memicu keretakan kerukunan umat beragama.

“Semua pihak agar bersama-sama menjaga keamanan,”pintanya.

Danramil 1617-04 Pekutatan Lattu CZI IB Made Putra Menambahkan dalam pelaksanaan Nyepi dan bulan puasa semua pihak supaya mentaati seruan dr FKUB Kabupaten Jembrana.

“Kami berharap saat Hari Raya Suci Nyepi tidak ada kejadian sekecil apapun karena nantinya bisa berdampak luas,”ujarnya.

Camat Pekutatan, I Wayan Yudana juga berharap semua pihak saling menjaga kesucian hari raya ini baik hari raya Nyepi maupun Iduk Fitri. Saat pelaksanaan Nyepi diharapkan disepakati adzan subuh di setiap masjid dikumandangkan pada pukul 05.00 Wita.

“Saat Nyepi agar jalur utama benar-benar steril dari kegiatan apapun agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Diakhir rapat disepakati pasar pada tanggal 23 Maret atau Ngembak Geni di buka pukul 06.00 Wita dan pada saat pengarakan ogoh-ogoh untuk 3 desa yakni Medewi, Pulukan, dan Pekutatan dibantu oleh Banser agar kerukunan umat terjalin dengan baik.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan