Pengamanan wilayah oleh aparat keamanan
Pengamanan wilayah oleh aparat keamanan

BULELENG, balipuspanews.com – Himbauan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ormas Islam untuk tidak melaksanakan Takbiran serta melaksanakan shalat Ied dirumah masing-masing, otoritas keamanan Kabupaten Buleleng TNI-Polri, Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja melaksanakan pemantuan di wilayah Hukum Polres Buleleng.

Pemantuan yang dilakukan dengan melakukan patroli gabungan atau patroli bersekala besar dari beberapa otoritas keamanan di Buleleng yang dipimpin langsung Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K.,M.H., dengan Dandim 1609 Buleleng Letkol Inf. Muhammad Windra Lisirianto, S.E.,M.I.K.

Pelaksanaan patroli dilaksanakan pada Hari Sabtu tanggal 23 Mei 2020 mulai pukul 20.00 wita sampai dengan pukul 22.00 wita dimulai dari Jalan Pramuka – Jalan. Patimura – Masjid Taqwa Kampung Bugis – Jalan Erlangga – Jalan Imam Bonjol – Masjid Agung Jami’ Singaraja – Jalan. Dr. Sutomo – Jalan A. Yani – Masjid Nurul Iman – Jalan Raya Seririt Pemaron – selanjutnya menuju wilayah Kecamatan Banjar – Masjid Al Ikhlas Desa Temukus Kecamatan Banjar dan Kecamatan Seririt Masjid Jami’ as Shalihin Desa Pengastulan kemudian kembali ke Mapolres Buleleng.

Dibeberapa tempat seperti di Mesjid rombongan Patroli turun melihat langsung keadaan kegiatan masyarakat muslim dan melakukan komunikasi dengan pengurus masjid dengan suasana yang humanis.

Maksud dan tujuan dilaksanakan patroli bersekala besar untuk memastikan umat muslim di Wilayah Kabupaten Buleleng tidak ada yang melaksanakan takbir keliling dan memberikan himbauan agar umat muslim tetap melaksanakan takbiran dirumah masing – masing, cetus Kapolres Buleleng bersama Dandim 1609 Buleleng.

Disamping itu juga memberikan himbauan kepada seluruah masyarakat Muslim dalam melaksanaan shalat ied dihari raya Idul Fitri 1441 H diharapkan setiap rangkaian kegiatan ibadah dilaksanakan di rumah masing – masing sesuai dengan Himbauan dari pemerintah dan MUI serta Ormas Islam untuk mencegah mewabahnya covid – 19, cetusnya.

Penulis/Editor : Putu Artayasa