PD Swatantra Lelang 10 Unit Toyota Avansa.
sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com — Sebanyak 10 unit mobil Toyota Avansa Perusahaan Daerah (PD) Swatantra Buleleng dalam waktu dekat ini bakal dilelang. Proses pelelangan dilakukan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Singaraja. Lelang kali ini merupakan tahap II, setelah sebelumnya tahap I dilakukan pada bulan Juli 2018 lalu.

Sekedar diketahui, 10 unit Toyota Avansa selama ini disewa oleh para Camat di Kabupaten Buleleng, termasuk 1 mobil cadangan.

Nah, pada tahap I, PD Swatantra Buleleng melelang 25 unit mobil Avansa yang dipakai oleh para Sekretaris Dinas (Sekdis) lingkup Pemkab Buleleng dengan sistem sewa. Proses lelang terhadap 25 mobil avansa yang melalui KPKNL Singaraja dilakukan terbuka untuk umum.

Direktur Utama (Dirut) PD Swatantra, Ketut Siwa mengatakan, tingginya biaya perawatan sejak tahun 2012 sampai 2019 menjadi alasan perusahaan daerah milik Pemkab Buleleng ini melakukan pelelangan mobil Avansa yang dipakai sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Buleleng ini secara bertahap.

“Kami ganti kendaraannya, tetap Avansa dan tetap dengan sistem sewa. Sudah kami berikan, yang ini kami lelang,” kata Siwa, belum lama ini.

Menurutnya, pelelangan mobil secara bertahap ini merupakan bentuk upaya PD Swatantra pembaharuan armada secara bertahap. Nantinya, hasil pelelangan 10 mobil Avansa ini akan menjadi keuntungan.

“Anggaplah rata-rata laku Rp 100 juta per unit setelah potong pajak, jadi kami terima Rp 90 juta dikali 10 unit itu sekitar Rp900 juta,” terangnya.

Soal keuntungan, tidak sepenuhnya diterima. Pasalnya, akan ada setoran PAD, belum lagi untuk pengadaan mobil baru sebagian dana keuntungan itu akan menjadi dana pendamping. Mengingat selama ini untuk pengadaan mobil baru, PD Swatantra masih bergantung pada pihak Bank.

PD Swatantra di tahun 2019 ini, melakukan pengadaan 9 unit mobil baru untuk para camat di Buleleng.

“Untuk 9 unit baru itu, kami punya uang Rp 900 juta, beli 9 unit kali Rp190 juta sekian, butuh sekitar Rp 1,8 miliar sekian. Kami punya uang Rp900 juta belum lagi cadangan PAD, paling kami manfaatkan Rp500 juta. Jadi kami butuh bank, perkiraan bank setujui sekitar 70 persen sekitar Rp1,2 miliar sekian,” ungkapnya.

Terkait jadwal lelang, rencanya akan dilakukan pada Selasa (21/5) nanti oleh KPKNL terbuka untuk umum dan secara transparan, sesuai petunjuk pelaksana lelang (KPKNL) Singaraja. Nilai limit terendah yakni Rp 100 juta untuk tahun 2012 dengan nilai jaminan Rp 21,4 juta hingga nilai limit tertinggi mencapai Rp104,8 juta untuk tahun 2013 dengan nilai jaminan Rp 22,2 juta.

“Lelang ini melalui online. Uang jaminan disetorkan untuk masing-masing barang dan besarannya harus sama dengan uang jaminan dalam pengumuman lelang ini. Kami transparan dalam proses lelang ini, karena kami mengikuti petunjuk dari KPKNL,” pungkasnya.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here