Ketua DPC PDIP Jembrana I Made Kembang Jartawan besrama sekeretaris Ni Made Sri Sutharmi dan ketua panitia festival Ni Koamng sri Kendel.

NEGARA,balipuspanews.com- Ditengha mulai menghangatnya Pilkada Jembrana, PDIP tidak saja focus untuk menghadapi perhelatan politik lima tahunan itu.

Partai peraih kursi terbanyak di Legislatif itu juga berupaya memperkenalkan kuliner khas Jembrana dengan menggelar Festival Kuliner.

Ketua Panitia Festival Kuliner DPC PDIP Jembrtana Ni Komang Sri Kendel mengatakan pada festival yang akan digelar di Mendopo Kesari, Kelurahan Banjar Tengah pada Minggu (23/2) mulai pukul 09.00 sampai pukul 12.00.

Akan dilombakan. Setiap tim dari 15 stand akan diberikan waktu 3 jam dari proses memasak makanan sampai dengan siap dihidangkan.

Untuk bahan makanan yang digunakan juga disiapkan beberapa ketentuan. Diantaranya harus menggunakan bahan lokal serta hasil tanaman dan peternakan di daerah Bali seperti Ikan laut atau tawar, unggas, daging babi, tempe dan tahu, Telor, sayuran, hingga makanan kreasi be-Bali.

Minuman juga menyajikan minuman tradisional (loloh Bali ) atau yang mencirikan daerah atau kabupaten masing-masing.

Sedangkan indikator penilaian ada lima jenis diantaranya persiapan dan kebersihan, ketepatan penghidangan dan kreatifitas penyajian, minuman  tradisional (loloh Bali), tradisi dan ketrampilan makanan, dan terakhir rasa dan tekstur makanan yang disajikan.

Ketua DPC PDIP Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan, Indonesia dikenal memiliki kekayaan kuliner yang sangat beragam karena keragaman etnis dan budayanya termasuk juga di Jembrana.

“Dengan festival kuliner ini, kita ingin lebih memperkenalkan lagi ragam kuliner yang ada di Jembrana,” ujarnya.

Menurut Kembang yang didampingi Sekretaris DPC Ni Made Sri Sutharmi rencananya akan diikuti 15 peserta se-Jembrana dari unsur masyarakat, kelompok wanita maupun pemilik warung makan di Jembrana dengan berbagai menu olahannya.

Selain dilombakan, festival serangkaian HUT PDIP ke -47 ini juga terbuka untuk umum.

“Masyarakat juga bisa mencicipi berbagai menu kuliner yang disiapkan panitia secara gratis,” jelasnya.

Festival kuliner ini lanjut Kembang juga untuk mengangkat kembali budaya asli daerah melalui aneka  kuliner.

Selain itu juga untuk melestarikan dan menggali potensi kuliner Jembrana agar selalu mendapat tempat dihati masyarakat. Apalagi sekarang ini, banyak pilihan menu kuliner ditawarkan. Termasuk yang datangnya dari luar.

“Jangan sampai generasi muda  kita tidak kenal masakan asli daerah. Jangan sampai karena kurangnya perhatian akan menu-menu asli lokal, justru diklaim oleh orang lain. Ini tidak boleh terjadi. Karena itu melalui festival kuliner Jembrana ini kita ingin memberikan panggung bagi kuliner lokal, sekaligus mendorong berinovasi,” ujarnya.(nm/bpn/tim)