Rembug Pasikian Pecalang Bali se- Kabupaten Badung, Sabtu (6/7/2019)
Rembug Pasikian Pecalang Bali se- Kabupaten Badung, Sabtu (6/7/2019)
sewa motor matic murah dibali

BADUNG, balipuspanews.com – Dalam rangka meningkatkan koordinasi dan kebersamaan sesama pecalang yang berada di wilayah Kabupaten Badung, diadakan giat Rembug Pasikian Pecalang Bali se- Kabupaten Badung, Sabtu (6/7/2019)

Dalam rangka meningkatkan koordinasi dan kebersamaan sesama pacalang yang berada di wilayah Kabupaten Badung, “Kami menyelenggarakan Rembug Pasikian Pacalang Bali se Kabupaten Badung dalam rangka  membahas perkembangan terkini terkait situasi dan kondisi keamanan di wilayah Kabupaten Badung, dalam kesempatan tersebut kami juga memberikan edukasi serta pengenalan Konsep pengurangan resiko produk tembakau melalui produk tembakau alternatif lainnya” ucap I Made Mudra, Ketua Umum Pasakian Pecalang Bali

Pemerintah bersama para pemangku kepentingan bersinergi untuk menjaga Bali agar tetap menjadi destinasi pariwisata baik wisata alam maupun budaya. Hal tersebut ditandai dengan pembatasan menggunakan kantong plastik sejak awal tahun ini sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan termasuk kualitas udara.

Kehadiran produk tembakau alternatif yang lebih ramah lingkungan dan lebih rendah resiko menjadi solusi dan terobosan terbaru yang patut diperhatikan. Terlebih kebijakan pengurangan akan bahaya tembakau melalui produk alternatif di wilayah Bali secara tidak langsung akan menciptakan kenyamanan para wisatawan, terutama mereka yang telah menggunakan produk tembakau alternatif.

“Kabupaten Badung sebagai salah satu pusat pariwisata memiliki tantangan dan dinamika tersendiri, khususnya mengenai hal ketertiban, keamanan serta kebersihan bahkan kesehatan”. Ujarnya

Dalam kesempatan ini, Ariyo Bimmo, perwakilan Koalisi Indonesia Bebas Tar (KABAR) berdiskusi dengan para pecalang. Menurutnya, Pariwisata yang berkelanjutan membutuhkan terus berkembangnya ekonomi masyarakat, terjaganya lingkungan hidup dan meningkatnya kesehatan masyarakat.

Tembakau alternatif merupakan salah satu cara untuk mengurangi dampak dan resiko akibat rokok konvensional. Upaya pemerintah mengendalikan prevalensi merokok perlu diimbangin dengan penyediaan alternatif berikut regulasinya.

“Saya berharap setelah pertemuan ini para pecalang memiliki pengetahuan dasar tentang perbedaan antara tembakau alternatif dan rokok konvensional. Kepada pemerintah setempat, kami berharap ketika menetapkan kawasan bebas asap rokok dibedakan dengan kawasan untuk menggunakan tembakau alternatif (rokok elektrik/vape).” Jelas Ariyo