Pejabat Pemkab Jadi Model Dadakan

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba saat menjadi model dengan pakaian berbahan tenun khas Jembrana serangkaian hari Kartini
Bupati Jembrana, I Nengah Tamba saat menjadi model dengan pakaian berbahan tenun khas Jembrana serangkaian hari Kartini

JEMBRANA, balipuspanews.com– Peringatan Hari Kartini pada Kamis (21/4/2022) malam membuat pejabat di Pemkab Jembrana harus mampu melengang di catwalk. Sebab, mereka harus menjadi model bersama pasangannya dengan mengenakan pakaian berbahan tenun khas Jembrana.

Berbagai akspresi yang ditunjukan 52 pasang model dadakan itu. Tidak sedikit yang grogi sehingga gerakannya kaku. Acara yang digagas oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Jembrana ini cukup mampu memberikan hiburan kepada penonton.

Tidak hanya diikuti pimpinan OPD beserta pasangannya, turut berjalan diatas catwalk bupati, wakil bupati, serta jajaran forkopimda Kabupaten Jembrana.

Ketua Panitia parade busana, Drh. Dwi Madiani yang juga sebagai Ketua Pokja II TP PKK Jembrana mengatakan, disamping momentum memperingati Hari Kartini ke-143, parade busana tenun Jembrana merupakan program kerja (Pokja) II TP PKK Jembrana untuk melestarikan produk kearifal lokal yakni tenun khas Jembrana.

Baca Juga :  Terapkan Aturan Bebas Plastik, Pasar Seni Guwang Jadi Percontohan¬†

“Kita ingin dengan terselenggaranya parade busana ini, tenun khas Jembrana semakin dikenal luas lagi dan kita sebagai masyarakat Jembrana semakin mencintai produk kearifan lokal ini. Selain itu, parade busana ini juga sebagai pengungkit semangat bagi para pengerajin tenun di Jembrana untuk bangkit kembali dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat pasca pandemi Covid-19,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Tamba yang didampingi Ny. Candrawati Tamba kegiatan yang digagas oleh TP PKK Jembrana dalam rangka memperingati hari Kartini tahun 2022. Ini menjadi ajang show up (menunjukkan), Jembraba punya tenun dengan berbagai motif yang sangat bagus sekali.

“Jangan sampai kita masyarakat Jembrana tidak mencintai produk kearifan lokal ini, justru sebaliknya harus dicintai,” ujarnya.

Baca Juga :  Loka Sabha VI Pratisentana AGPAG, Wayan Mara Terpilih secara Aklamasi

Pemerintah daerah sangat komitmen dalam melestarikan dan memperkuat tenun khas Jembrana.

“Salah satu wujud komitmen kita yang segera terwujud yaitu di bangunnya sentra tenun. Keberadaan sentra tenun ini nantinya sebagai ruang etalase yang memuat seluruh hasil pengrajin tenun-tenun di Jembrana termasuk juga kita tampilkan. Diharapkan nantinya industri kerajinan tenun ini semakin berkembang lagi, “ungkapnya.

Melalui peringatan hari Kartini, Bupati Tamba ingin kaum wanita/perempuan kembali merefleksikan nilai-nilai perjuangan yang ada pada sosok Kartini, sehingga dapat menginspirasi agar kaum perempuan terus maju dan semangat dalam memperjuangkan cita-cita dan tujuan.

“Terlebih ditengah pandemi ini, harus lebih kreatif dan inovatif serta ikut menjadi pejuang dalam mendorong pemulihan ekonomi di Kabupaten Jembrana,”ujarnya.

Baca Juga :  Polantas Polres Badung Sambangi Sekolah Edukasi Tertib Lalu Lintas

Penulis: Anom

Editor: Oka Suryawan