Pemberian pemahaman anti korupsi dari KPK kepada pelajar di Tabanan.
Pemberian pemahaman anti korupsi dari KPK kepada pelajar di Tabanan.
sewa motor matic murah dibali

TABANAN, balipuspanews.com– Untuk mengatasi budaya korupsi di suatu Daerah, tidak cukup hanya dilakukan oleh Pemerintah Daerah semata. Melainkan semua unsur masyarakat harus terlibat didalamnya, termasuk generasi muda sebagai generasi penerus bangsa.
Untuk itu, Pemkab Tabanan bekerjasama dengan KPK RI melalui Roadshow hari kedua Bus KPK ‘Jelajah Negeri bangun Anti Korupsi’ memberikan pemahaman anti korupsi kepada pelajar di Tabanan, mulai dari tingkat SD sampai dengan SMA, Sabtu, (24/8) di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanaan.

Kegiatan yang diisi dengan materi interaktif dan permainan game anti korupsi tersebut dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Tabanan, Made Agus Hartawighuna.

Materi diisi oleh tiga narasumber, diantaranya Soraya, Fatimah dan Dian, yang merupakan tim roadshow Bus KPK. Hadir pada kesempatan tersebut, ratusan Pelajar dan Guru di tingkat SMA di Tabanan.

Pak Agus menjelaskan, mengapa justru mengumpulkan para pelajar dan guru dalam rangkaian acara ini. “Paling tidak adik-adik nantinya punya cita-cita, saya yakin nanti pasti ingin menjadi aparautr Negara sepertinya. Karena itu cukup menjanjikan. Sudah barang tentu momentum hari ini nantinya akan menjadi penting bagi adik-adik untuk mengetahui, apa sih yang disebut dengan korupsi,” ucap mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan tersebut.

Sehingga nantinya diharapkan para pelajar yang mengikuti kegiatan ini mengetahui, hal apa yang nantinya boleh dilakukan dan yang mana tidak boleh dilakukan (korupsi).

“Momentum hari inilah adik-adik diajak untuk memahami apa korupsi itu, apa langkah-langkah pencegahannya dan hal-hal lain yang berkaitan dengan hal itu,” lanjut Agus.

Dengan mengikuti kegiatan ini dari pagi hingga sore, Asisten yang dikenal dengan kelugasannya tersebut mengakui bahwa materi yang dibawakan oleh tim KPK saat itu sangat menarik. Kemarin dengan PAUD, tadi pagi dengan anak-anak SD dilengkapi dengan menggambar. Luar biasa sekali mereka mengikuti selama dua jam lebih.

Dan sore ini para pelajar akan bergabung didalam sosialisasi ini kemudian, salah satunya nanti akan dilengkapi dengan nonton film, kemudian ada permainan-permainan.

“Dan yang menjadi penting untuk dicatat oleh adik-adik sekalian, jadi ini kan tidak semua bisa hadir. Mungkin hanya perwakilan dari bebrapa SMA saja. Dan harapan kami tentunya, setelah adik-adik mendengarkan informasi-informasi yang didapat hari ini dan yang pasti harus disampaikan juga kepada temen-temen yang lain dan juga termasuk orang tua dirumah,” imbuh Agus.

Dengan begitu, semua bisa tahu. Karena salah satu yang menyebabkan Negara ini tidak kunjung maju adalah budaya korupsi yang telah merambah di kehidupan masyarakat sehari-hari. Minimal hari ini setidaknya harus dimengerti, yang mana baik dan benar dan yang mana merupakan hal yang tidak baik.

“Sebagai bagian dari generasi muda, sebagai bagian dari masyarakat, partisipasi masyarakat itu justru merupakan faktor penting didalam mengatasi atau mencegah terjadinya korupsi di masyarakat,” tambah Agus, (rls/bpn/tim).