BADUNG, balipuspanews.com– Sistem pelayanan penerimaan retribusi daerah dari sektor pariwisata yang diterapkan Pemkab Badung mendapat perhatian dari
DPRD Kabupaten Gorontalo Utara.
Untuk mengetahui hal itu secara langsung, DPRD Gorontalo melakukan studi komparasi ke DPRD Badung, Kamis (2/2/2023). Rombongan yang dipimpin oleh Hamzah itu diterima langsung oleh
Wakil Ketua DPRD Badung, I Wayan Suyasa.
Saat menerima kunjungan DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Suyasa di dampingi Sekwan Badung, I Gusti Agung Made Wardika.
Wakil DPRD Badung, I Wayan Suyasa ketika yang dihubungi media ini, Jumat (3/2/2023) mengatakan, studi komparasi yang dilakukan anggota dan pimpinan DPRD Gorontalo Utara ini mengetahui tata kelola retribusi dari pariwisata, karena di kawasan tersebut juga mengembangkan sektor pariwisata.
“Banyak tempat-tempat yang layak dan bagus di Gorontalo Utara, Namun kawasan tersebut hanya dikunjungi domestik. Mereka melakukan studi kesini bagaimana cara dan strategi agar wisatawan mancanegara juga nantinya bisa berkunjung ke objek wisata di Gorontalo Utara,”ujarnya.
Lebih lanjut, Suyasa mengatakan, Kabupaten Badung sudah terkenal dengan pengelolaan pariwisatanya.
“Hal ini terbukti setelah pandemi Covid-19, pariwisata di Bali dan Badung berangsur-angsur pulih kembali. Kita akui pendapatan kabupaten Badung 87 persennya dari sektor pariwisata dan itulah yang ingin mereka pelajari selaku bagian dari Pemerintah di Kabupaten Gorontalo. Mereka juga mengapresiasi lembaga kita di DPRD Badung, karena telah menerima mereka bahkan pimpinan DPRD Badung mau menerima kehadiran mereka,”terangnya.
Penulis: Kadek Adnyana
Editor: Oka Suryawan



