Selasa, Februari 27, 2024
BerandaNewsHukum & KriminalPelaku Penipuan Penyedia Tenaga Kerja Pemkab Karangasem Dibekuk Polisi

Pelaku Penipuan Penyedia Tenaga Kerja Pemkab Karangasem Dibekuk Polisi

Karangasem, balipuspanews.com – Masih ingat kasus penipuan penyedia tenaga kerja di jajaran Pemkab Karangasem setahun lalu? 

Ya, dalang penipuan I Made Suena (56) asal Banjar Belong, Manggis, Karangasem yang mengaku sebagai tim pemenangan Bupati Karangasem Masdipa akhirnya dibekuk polisi. 

Langkah Suena terhenti, saat tim Buser Polres Karangasem meringkusnya di sebuah kamar kos – kosan di daerah Sanur, Denpasar, selasa (4/7) sore.

“Pelaku kita tangkap tanpa perlawanan dalam kamara kos di daerah sanur. Pelaku sempat buron sejak dilaporkan pada tanggal 3 juli 2016,” ujar kasat reskrim Polres Karangasem AKP Decky Hendra Wijaya, rabu (5/7)

Aksi penipuan I Made Suena dilaporkan pada 3 juli 2016 silam  oleh Maskur. 

Saat beraksi, Suena menjerat korbannya dengan mengaku bisa memasukkan tenaga kerja di lingkungan Pemkab Karangasem, agar lebih meyakinkan Suena mengaku sebagai tim pemenangan Masdipa yang kala itu memenangkan perhelatan Pilbub Karangasem. 

Setelah hampir 10 bulan menjadi penghuni list DPO (daftar pencarin orang) Suena akhirnya berhasil dibekuk di sebuah rumah kos-kosan di daerah Sanur, Denpasar, Selasa (4/7) sekitar pukul 17.30 wita.

BACA :  Diduga Akibat Korsleting Aki, Bengkel Bus Kebakaran, Lima Bus dan Motor Ludes

Saat dilaporkan, sedikitnya ada delapan orang yang menjadi korban dari janji manis Suena. Dari ke delapa koban tersebut, Suena berhasil merogoh kocek hingga puluhan juta rupiah tergantung dari jenis pekerjaan yang dijanjikan.

Salah satu korbannya bernama Maskur asal Karanglangko, dirinya mengaku telah menyerahkan uang sebesar  Rp.15 juta kepada Suena agar anaknya bisa diterima bekerja di Puskesmas Manggis. 

Bahkan Suena juga sempat memastikan jika anak Maskur bisa mulai bekerja pada Maret 2016. 

Selain itu, korban  lainnya juga tersebar di beberapa wilayah Karangasem seperti di wilayah Kecamatan Tianyar, dan Kubu.

Saat diiterogasi, Suena mengaku uang hasil kejahatannya tersebut sudah habis dipakai foya-foya. Kini Suena harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan jeratan pasal penipuan dan penggelapan dengan ancaman 4 tahun penjara

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular