Pelanggaran Administrasi, Putu Gede Diperiksa Bawaslu

SINGARAJA, balipuspanews.com — Sempat mangkir dengan alasan sakit, Caleg Partai Golkar Dapil Buleleng V, Putu Gede akhirnya mendatangi kantor Bawaslu untuk menjalani sidang pemeriksaan atas dugaan pelanggaran kampanye, Kamis (14/2). Dalam sidang itu, Putu Gede mengakui kesalahannya yang melaksanakan kegiatan kampanye, tanpa menginformasikan kepada aparat kepolisian setempat.

 

Sidang yang berlangsung pukul 10.00 wita itu berlangsung singkat. Pemeriksaan diawali dengan Majelis Pemeriksa Putu Sugiardana, Made Carna Wirata dan Wayan Sudira menyampaikan temuan dugaan pelanggaran yang dilakukan Putu Gede, saat melaksanakan kampanye 3 Februari 2019 lalu di Desa Sidatapa Kecamatan Banjar.

 

Putu Gede terbukti melanggar PKPU RI nomor 23 tahun 2019 tentang Kampanye Pemilihan Umum. Khususnya dalam pasal 29 ayat (1). Dimana, seorang caleg ketika akan melaksanakan kampanye harus menyerahkan surat pemberitahuan secara tertulis kepada Pihak Kepolisian setempat.

 

Namun, selama mengikuti tahapan pencalegan Putu Gede menyebut penyelenggara baik KPU Buleleng dan juga Bawaslu Buleleng tidak pernah menyampaikan tentang aturan tersebut. Bahkan, Partai Golkar sebagai kendaraannya maju dalam Pemilu 2019 juga tidak pernah menyampaikan tentang aturan dalam melaksanakan kampanye.

 

“Saya sering ikut sosialisasi di Desa, dan pihak KPU atau Bawaslu termasuk jajarannya dibawah juga tidak pernah menyampaikan aturan ini. Dari Partai juga tidak pernah menyampaikan saat kami diberikan pembekalan,” ujarnya usai persidangan kepada awak media massa.

 

Sementara itu, terlapor lainnya dari  partai yang sama yakni I Gede Wisnaya kembali tidak hadir dalam sidang pemeriksaan Kamis, kemarin. Gede Wisnaya berhalangan hadir lantaran masih melakukan kunjungan kerja ke luar daerah sebagai anggota DPRD Buleleng.

 

Soal tidak hadirnya I Gede Wisnaya untuk kali kedua dalam agenda sidang pemeriksaan, Ketua Bawaslu Buleleng, Putu Sugi Ardana menyebut tidak menjadi persoalan. Artinya, Bawaslu Buleleng akan tetap menjalankan sidang  pemutusan besok.

 

“Dia sempat informasikan ke saya katanya sedang melaksanakan tugas di luar kota sebagai anggota DPR. Tapi saya bilang sama dia, saya tidak mengundang bapak (I Gede Wisnaya) sebagai anggota DPR. Tetapi saya undang sebagai caleg. Karena tidak hadir, ya bagaimana pun juga kami akan buat sebuah keputusan,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here