PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang menyediakan uang "susuk"
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Gilimanuk, balipuspanews.com- PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang menyediakan uang “susuk” atau pengembalian uang tiket di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana.

“Harga tiket penyebrangan memang rata-rata membutuhkan uang kecil untuk kembalian. Seperti untuk penumpang dewasa harga tiketnya Rp.6.500, sepeda motor Rp.37 ribu, mobil kecil Rp.159 ribu begitupula kendaraan lainnya yang membutuhkan uang receh untuk kembalian. Jika uang kembalian ada dalam jumlah banyak petugas loket tiket tidak mengalami kesulitan. Namun jika uang receh habis maka akan menjadi kendala karena petugas harus menukar uang receh, uang kecil untuk kembalian memang sangat penting. Apalagi saat arus mudik ini,” kata ujar Kepala Cabang PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang, Elvi Yoza, Senin (11/6).

Menurut Elvi Yoza, untuk mengantisipasi tergganggunya pelayanan di loket tiket karena uang susuk, saat ini sudah diantisipasi dengan menyediakan uang kecil. Untuk arus mudik ini, ASDP sudah menyediakan uang kecil Rp.200 juta.

Kita bekerjasama dengan bank untuk menyuplai uang kecil sebagai kembalian untuk pembelian tiket,” ungkapnya.

Dengan disediakannya uang kecil untuk susuk pembelian tiket itu, maka diharapkan pelayanan bisa lebih cepat. Petugas loket tidak perlu lagi menukar uang kecil, tetapi tinggal mengambil dan menghitung uang kembalian penguna jasa. “Ini salah satu upaya kita untuk mempercepat pelayanan,”ucapnya.

Meski ASDP sudah menyiapkan uang susuk yang banyak, Elvi Yoza tetap meminta penguna jasa menbawa uang kecil dan membayar tiket dengan uang pas. Sehingga waktu pelayanan bisa lebih cepat dan tidak terjadi amtrean panjang di loket tiket.

“Dengan membayar uang pas maka petugas loket tidak perlu menghitung kembalian dan langsung menyerahkan tiket. Sehingga waktu pelayanan lebih cepat. Kalau cepat maka pengunan jasa juga akan lebih cepat menyebrang,”terangnya. (nm/bpn/tim)

Tinggalkan Komentar...