sewa motor matic murah dibali

Singaraja, balipuspanews.com – Nyoman Budiasa (60) petani buah asal Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng memberanikan diri untuk membuka pasar baru dengan membudidayakan Bekul Super atau buah Bidara. 

Budiasa ditemui di kebunnya mengatakan bahwa budidaya Bekul Super memiliki peminat yang tinggi dan pasar luas. Pihaknya pun saat ini mengaku belum dapat memenuhi permintaan pasar, permintaan dari sejumlah daerah di Bali dan Jawa.

Ketertariknya membudidayakan Bekul Super dimulai sejak tahun 2009. Bermula hanya mencoba dengan dua pohon saja, namun selanjutnya pada tahun 2012, ia mulai menambah bibit Bekul super dengan bekerjasama dengan Balai Benih Pertanian. Hingga saat ini ia memiliki tiga ratus lebih pohon bekul Super yang sudah siap panen.

Keputusannya untuk melirik budidaya Bekul super tersebut karena mendapatkan ilmu melalui rembug petani di Yogya pada tahun 2009 silam. 

“Peluang dan pasar Bekul super tersebut sangat besar. Lalu, saya pun memberanikan diri untuk mengubah beberapa hektra lahan anggurnya untuk menanam pohon bekul super,” kata Budiasa belum lama ini. 

Hingga saat ini ia sudah merasakan hasil panen dari Bekul super yang memiliki harga cukup tinggi di pasaran. Satu pohon Bekul super sudah dapat dipanen saat berumur enam bulan, selanjutnya dapat dipanen kembali dalam rentang waktu tiga bulan. namun saat ini karena pohon Bekulnya sudah berumur tahunan ia biasanya melakukan panen setiap dua hari sekali dengan menghasilkan kurang lebih 75 Kilogram bekul.

“Satu kilogram Bekul Super dijual dengan harga Rp 40 Ribu. Sedangkan untuk kualitas kelas dua, saya jual dengan harga Rp 30 Ribu dan Rp 25 Ribu,” sebut dia.

Sejauh ini Budiasa memasarkan buahnya melalui pemesanan online. Dan biasanya ia selalu kewalahan untuk memenuhi permintaan pelanggan. Sebab masyarakat saat ini sedang buming untuk mengkonsumsi Bekul super. Selain rasanya yang manis, dan renyah, buah ini dipercaya mengandung sejumlah vitamin yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit termasuk diabetes.

Pihaknya pun mengatakan akan menambah lagi pohon Bekul super untuk dibudidayakan. Hanya saja penyediaan bibit saat ini masih sanagt terbatas. Sehingga petani tidak dapat menambah bibit dengan seketika, melainkan harus menunggu dan mengantre beberapa lama. Dari segi perawatan, pohon Bekul super merupakan jenis tanaman yang tidak rewel.

Hanya saja petani kadang menemukan kendala serangan lalat buah yang dapat membuat buah-buah menjadi busuk meski usianya masih sangat muda. 

Mengantisipasi kemungkinan terburuk itu, sambung Budiasa, dirinya melakukan penanganan dengan memanfaatkan penggunaan bahan organik, seperti menggunakan jebakan dari cairan fermentasi air seni sapi dan merawat pohonnya dengan menggunakan pupuk organik.

“Kami selalu kedepankan organik, karena untuk menjaga kualitas buah dari segi rasa dan vitamin yang ada di dalamnya. Sehingga konsumen menjadi puas,” tutupnya. 

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here