Pemadam Kebakaran Jinakkan Api di Rumah Kos, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Petugas BPBD Kota Denpasar saat menjinakkan kobaran api di Jalan Tukad Pule Gang Sandat, Sesetan, Denpasar Selatan, pada Kamis (25/11/2021) sekitar pukul 13.20 WITA
Petugas BPBD Kota Denpasar saat menjinakkan kobaran api di Jalan Tukad Pule Gang Sandat, Sesetan, Denpasar Selatan, pada Kamis (25/11/2021) sekitar pukul 13.20 WITA

DENPASAR, balipuspanews.com – Kobaran api menghanguskan dua kamar kos dan gudang milik Wayan Puja di Jalan Tukad Pule Gang Sandat, Sesetan, Denpasar Selatan, pada Kamis (25/11/2021) sekitar pukul 13.20 WITA. Diduga kuat amukan si jago merah itu berasal dari korsleting listrik hingga merugikan pemilik rumah Rp 50 juta.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar IB Joni Ariwibawa, kebakaran yang terjadi di Jalan Tukad Pule diduga akibat korsleting listrik. Akibat kobaran api itu menghanguskan dua kamar tidur, gudang dan dapur.

Dijelaskannya, informasi kebakaran itu diterima dari Pos Induk BPBD di Jalan Imam Bonjol, Denpasar. Kemudian anggotanya melakukan asesmen, mendata dan menangani cepat kebakaran tersebut.

Baca Juga :  Sekda beserta Jajaran Pemkab Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Ulang tahun ke-77 Republik Indonesia

Dengan mengerahkan mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang standby di Pos Juanda dan Tim TRC BPBD Kota Denpasar. Setelah tiba di lokasi, pihaknya berhasil menjinakkan si jago merah sekitar 50 menit.

“Si jago merah hampir 50 menit dipadamkan. Karena banyak barang mudah terbakar menyulut api menjadi besar,’’ ujar Joni Ariwibawa.

Joni Ariwibawa mengimbau, walau musim hujan kebakaran bisa saja terjadi. Dia berharap masyarakat berhati-hati terhadap instalasi listrik. Diminta instalasi listrik yang lama atau menyambung kabel tidak sesuai agar diperhatikan.

Selain itu, peralatan listrik yang tidak standar secepatnya dikomunikasikan ke PLN agar mendapat penanganan. Pemakaian listrik agar tidak menyebabkan korsleting, terutama menemukan stop kontak.

Baca Juga :  Pidato Puan di Sidang Tahunan Laksana Visi Membangun Indonesia ke Depan

Peralatan listrik yang tidak berfungsi agar dicabut untuk menghindari korsleting saat musim hujan.

”Kami harapkan masyarakat saat musim hujan mematikan alat elektronik guna menghindari disambar petir,’’ pintanya.

Dia menambahkan, BPBD Kota Denpasar menyiapkan empat pos yakni Pos Induk BPBD Jl. Imam Bonjol, Pos Mahendradatta, Pos Cokro dan Pos Juada di Renon. Pasukannya siap memberi pelayanan 24 jam menangani kebencanaan atau kecelakaan yang terjadi di wilayah Kota Denpasar.

”Kami harap masyarakat hati-hati saat musim hujan bepergian atau melakukan aktivitas agar terhindar dari musibah,’’ tandasnya.

Penulis : Kontributor Denpasar

Editor : Oka Suryawan