Pemancing Asal Rendang Ditemukan Tewas Terapung Diperairan Bugbug

Tim Sar melakukan evakuasi korban pemancing yang tewas mengapung di wilayah Bugbug, Karangasem

KARANGASEM, balipuspanews.com – Seorang pemancing asal Rendang, Karangaasem, Bali ditemukan tewas mengapung di perairan Bugbug, Karangasem, Jumat (30/7/2021).

 

Informasi yang dihimpun, identitas korban diketahui bernama WS,43, asal, Desa Rendang, Karangasem.

 

Menurut keterangan salah satu saksi yang kebetulan juga hendak memancing dilokasi tersebut, ia bertemu dengan korban Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WITA di kawasan Bukit Asah.

 

Sampai sekitar pukul 12.00 WITA, saksi dan korban belum juga mendapat ikan sehingga saksi naik sedikit ke atas dan berisirahat di dalam gua yang ada di lokasi.

 

Berselang sekitar 15 menit, saksi keluar dari gua dan sudah tidak melihat korban dilokasi tersebut. Merasa ada yang tidak beres, saksi kemudian naik ke Bukit Asah dan menanyakan korban kepada salah seorang pemilik warung dan saat itu dikatakan tidak mengetahui keberadaan korban.

Baca Juga :  Balitbang Badung Gelar Lokakarya Pembuatan Kebijakan Berbasis Bukti Secara Daring

 

Hingga akhirnya sekira pukul 12.45 WITA, saksi melihat ada sesosok tubuh mengapung diperairan dekat lokasi memancing tersebut. Saat itu juga ia langsung menginformasikan kepada warga hingga dilaporkan kepada Babin Kamtibmas dan Sat Polairud Polres Karangasem beserta Basarnas Karangasem untuk melaksankan evakuasi.

 

“ Ya, setelah mendapat laporan kami langsung bergegas bersama anggota dan tim Basarnas untuk melakukan evaluasi,” ujar Kasat Pol Air Polres Karangasem, AKP. Gusti Agung Bagus Suteja sata dikonfirmasi.

 

Sementara itu, Koordinatir Pos SAR Karangasem,I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana menuturkan, dalam proses evakuasi, pihaknya menggerakkan tim rescue yang berjumlah sebanyak 6 orang ke lokasi kejadian. Dalam evakuasi tersebut juga melibatkan anggota Polair Polres Karangasem, Badan Keamanan Laut Provinsi Bali, BPBD Kabupaten Karangasem, Babin Kamtibnas, Balawista Pantai Jasri dan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Sukseskan G20, XL Perkuat Jaringan Dukung Body Worn Camera

 

“ Sekitar pukul 14.30 WITA, tim SAR gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia sekitar 500 meter dari bibir pantai. Usai rubber boat merapat di pinggir pantai, langsung jenazah dievakuasi ke ambulance dan dibawa menuju RSUD Karangasem,” ujar Ngurah Eka.

 

Penulis : Gede Suartawan

Editor : Oka