Komisi II DPRD, I Gusti Ngurah Sudiarsa, SH,
Komisi II DPRD, I Gusti Ngurah Sudiarsa, SH,
sewa motor matic murah dibali

MANGUPURA, balipuspanews.com – DPRD Badung meminta Gubernur Bali, I Wayan Koster menjadi fasilitator dalam pemanfaatan eks Sari Club lokasi bom Bali tahun 2002.

“Masalah kepariwsiataan bukan hanya tanggung jawab Badung, tetapi Provinsi dan Pusat juga, untuk itu Gubernur Bali, I Wayan Koster mesti jadi fasilitator guna menyelesaikan pemanfaatan eks SC itu, ” kata anggota Komisi II DPRD Badung, I Gusti Ngurah Sudiarsa, SH, Kamis (16/5).

Ia mengatakan sampai saat ini belum
ada pertemuan mulai dari tingkat Kabupaten hingga Provinsi membahas masalah pertuntukan eks sari club, Kuta.

Sebagai warga Kuta, kata politisi PDI Perjuangan asal Kuta, pihaknya mengusulkan lokasi tersebut digunakan bangunan tingkat tiga bukan monumen.

“Kalau monumen khan sudah ada, kalau bangun lagi akan  buat macet, “ujarnya.

Bangunan tingkat tiga yang dimaksud, sambung mantan Ketua Komisi I DPRD Badung ini menjelaskan bagian bawah dimanfaatkan untuk parkir bawah tanah.

Kemudian lantai pertama untuk museum terkait kejadian bom bali dan lantainya berikutnya untuk cafe.

“Museum ini penting guna meningkatkan rasa aware atau kewaspadaan soal bom, ” katanya.

Sebab, kata Sudiarsa akibat Bom Bali 2002 memang sangat menyakitkan, bahkan membuat PAD Badung menurun drastis.

“Sangat memprihatinkan PAD kita kala itu Rp150 miliar,ditambah bom berikutnya tahun 2005 menjadi tambah terpuruk, ” ucapnya.

Disinggung soal harga tanah Eks Sari Club, pihaknya menyarankan agar masih tetap pada nilai kewajaran.

Guna memenuhi unsur kewajaran perlu diperjuangkan Keputusan Presiden di pusat agar melakukan pembebasan lahan sesuai angka kewajaran.

“Asal jangan memaksa dan harga tanah wajar enggak masalah untuk dibeli, “jelas peraih suara 2 ribu lebih dari Dapil Kuta ini. (art/bpn/tim)

Tinggalkan Komentar...