Minggu, Oktober 25, 2020
Beranda Bali Denpasar Pembangunan Kantor MDA, Bekas Kantor Bawaslu Dipantau Gubernur Koster

Pembangunan Kantor MDA, Bekas Kantor Bawaslu Dipantau Gubernur Koster

DENPASAR, balipuspanews.com – Gubernur Bali, I Wayan Koster didampingi Kadis Pekerjaan Umum, Nyoman Astawa Riadi dan Kadis Perhubungan, I Gede Wayan Samsi Gunarta,  meninjau lokasi untuk pembangunan Kantor Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali.

“Lokasi yang  dipilih adalah lahan milik Pemerintah Provinsi yang bangunannya pernah dipakai sebagai Kaantor Bawaslu Bali  di Jalan Cok Agung Tresna,Renon Denpasar, ” kata Gubernur I Wayan Koster.

Menurut Ketua DPD PDI Perjuangan mengatakan bangunan yang ada akan dibongkar selanjutnya akan dibangun gedung 3 lantai untuk Kantor Bersama Majelis Desa Adat Provinsi Bali dan Majelis Kebudayaan Provinsi Bali.

Sedangkan Parisada sudah memiliki Kantor di Jln Ratna.

Sambung Koster dalam Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang tertuang Bidang Prioritas Pembangunan Adat, Agama, Tradisi Seni dan Budaya.

Sesuai Perda No 4 tahun 2019 tentang Desa Adat diperlukan Majelis Desa Adat yg berperan untuk melalukan pembinaan Desa Adat.

“Oleh karena itu harus memiliki kantor yang bagus dan dilengkapi dengan sarana prasarana kantor yang sudah menjadi i komitmen saya,” jelasnya.

Pembangunan Kantor Majelis Desa Adat Provinsi Bali akan dilakukan mulai tahun ini dengan memakai dana CSR dari Badan Usaha Milik Negara Pusat dan Daerah.

“Tidak menggunakan anggaran APBD.
Bank Pembangunan Daerah Bali sudah bersedia mengalokasikan angharan CSR untuk membangun kantor tersebut,”ujarnya.

Dilain sisi, Gubernur Koster juga akan mengundang BUMN lain untuk membantu pembangunan tersebut agar bisa selesai tahun 2020.

Sedangkan pembangunan Kantor Majelis Desa Adat Kabupaten Kota se Bali akan dimulai tahun 2020. (rls/bpn/tim)

- Advertisement -

Warga Temukan Orok di Parit Areal Jogging Track Sanur Kauh

SANUR, balipuspanews.com - Penemuan orok membusuk berlangsung di pinggir parit areal jongging track di Jalan Prapat Baris, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Jumat (23/10/2020) sekitar...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of