Pembatasan Jam Pasar Tradisional Buat Antrean Baru
Hari pertama pasar Klungkung dibuka jam 7 pagi tampak pedagang berjubel

SEMARAPURA, balipuspanews.com-Pengaturan jam buka tutup pasar maupun jenis usaha perdagangan di Klungkung membuat antrean panjang muncul di sejumlah pasar.

“ Saya sudah duga akan terjadi berjubelnya warga antara pedagang dan pembeli menjadi satu di depan gerbang pasar yang kecil, untuk menunggu dibukanya pasar. Akhirnya orang pada berebut ingin masuk lebih awal sehingga yang terjadi himpitan satu dengan yang lain. Saya khawatir ini malah menjadi penularan Covid akan lebih parah utamanya di pedesaan,karena sebagian masyarakat tidak begitu paham dan mengamggap nya sepele,” kata Komang Gde Swastika warga Laksebali, Dawan, Klungkung, Selasa (31/3/2020).

Lebih jauh, pria yang juga sopir taksi pariwisata ini memberi masukan.

biarkan saja pasar rakyat bukanya seperti sedia kala, jika mungkin disetiap pasar di sedikan petugas dengan  Loud spraker untuk memberi arahan jaga jarak dan imbauan yang lainnya agar masyarakat lebih waspada.

“Semoga menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah Kabupaten Klungkung ,ini  baru berjalan dua hari sudah  banyak keluhan,baik dari pedagang dan pembeli, tadi sampai jam 11.siang dagangan pada masih banyak, karena lambat startnya ,mohon kebijakan Pak Bupati untuk meninjau kembali instruksi jam buka pasar,” terangnya.

Seperti diketahui seluruh Pasar yang ada di Klungkung baik tradisional,pasar rakyat ,toko dwalayan,pelaku usaha rumah makan maupun pasar senggol diatur jam buka tutupnya sebagai upaya menekan penyebaran Corona Virus Covid 19 ,oleh Bupati Klungkung Nyoman Suwirta dikeluarkan instruksi Surat Edaran Bupati Nomor  510 1696 / DISKOP tanggal 29 Maret 2020.

Ada beberapa hal yang diingatkan untuk pasar rakyat, toko swalayan dan rumah makan wajib memperhatikan kebersihan tempat dengan melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala, memasang papan informasi/spanduk tentang bahaya dan/atau pencegahan virus Corona (COVID-19), menyediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan.

Menentukan jam operasional untuk pasar rakyat dimulai pada pukul 07.00 Wita sampai dengan pukul 15.00 Wita jam  operasional toko swalayan dan rumah makan dimulai pada pukul 08.00 wita sampai dengan pukul 20.00 wita.

Sementara itu jam operasional pasar senggol dimulal pada pukul 16.00 wita sampai dengan pukul 20.00 wita.

Kepada pelaku usaha/pengelola dan pengunjung pasar rakyat, toko Swalayan dan rumah nakan diharapkan masuk melalui tempat-tempat yang sudah disiapkan disinfektan, hand sanitizer dan tempat cuci tangan yang dapat dipergunakan sebagaimana mestinya, pelaku usaha tidak bepergian ke tempat lain dan langsung pulang ke rumah masing-masing.

Surat edaran ini mulal berlaku pada tanggal 30 Maret 2020 sampal dengan batas waktu yang tidak ditentukan. (RON/BPN/tim)