Sabtu, Mei 18, 2024
BerandaJembranaPembobol ATM BCA di Indomaret Ternyata Residivis

Pembobol ATM BCA di Indomaret Ternyata Residivis

JEMBRANA, balipuspanews.com– Berakhir sudah pelarian MAR,38, warga yang beralamat sesuai KTP Desa Madumulyorejo, Kecamatan Dukun, Gresik, Jawa Timur yang membobol mesin ATM BCA di Indomaret Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana pada Minggu (20/8/2023) itu berhasil dibekuk anggota Sat Reskrim Polres Jembrana.

Kapolres Jembrana AKBP Dewa Gde Juliana, Senin (4/9/2023) menyampaikan, setelah mendapat laporan dari salah satu karyawan Indomaret Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Androyian Elim memerintahkan Unit Opsnal Kurawa untuk melakukan penyelidikan.

Dari petunjuk di TKP dan rekaman CCTV di seputaran TKP, ciri-ciri pelaku diketahui dan dilakukan pengejaran. Hasilnya pada Sabtu (2/9/2023) malam pelaku yang berinisial MAR berhasil dibekuk.

Pelaku berhasil diamankan di jalan Banyuwangi-Ketapang, Desa Klatak,
Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.

“Setelah dilakukan interogasi dan ditunjukkan barang bukti yang tertinggal di TKP, pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian di Indomaret dan mencoba membobol mesin ATM BCA disana,” ungkapnya.

Pelaku yang bekerja di Denpasar sebagai tukang las dan kos di daerah Tanah Lot, Tabanan, mengaku awalnya Sabtu (19/8/2023) malam sepulang kerja hendak pulang ke Gersik untuk menemui orang tuanya, mengendarai motor Yamaha DK 2921 UI.

BACA :  Aksi Vandalisme Jaringan Hydra, Polres Badung Hapus Website Narkoba di 50 Titik

Lalu pada Minggu (20/8/2023) sekitar pukul 02.00 Wita, pelaku berhenti di Toko Indomaret Banyubiru dan melihat keadaan sepi.

“Melihat situasi sepi muncul niat tersangka untuk mencuri di Toko Indomaret,”ujarnya.

Namun pelaku bingung untuk beraksi sehingga kemudian melanjutkan perjalanan. Tetapi saat hendak berangkat dia melihat sebuah tangga bersandar di tembok rumah tetangga yang berada di seberang jalan toko Indomaret.

Setelah berjalan sejauh satu kilometer pelaku berhenti dan sempat berfikir kembali karena terbelit banyak hutang. Pelaku memutuskan untuk kembali ke Indomaret Banyubiru.

Dia lalu memarkir sepeda motornya di belakang Indomaret. Lalu mengambil tangga di toko yang berada di seberang jalan utara Indomaret lalu diletakan di timur bangunan Indomaret. Dia lalu naik dan membuka 10 buah genteng kemudian masuk dengan menjebol plafon.

“Saat didalam Indomaret tersangka melihat mesin ATM BCA dan mencoba membobol dengan mesin gerinda yang dibawa,”jelasnya.

Namun sebelum berhasil mendapat uang sekitar pukul 05.10 Wita ada seseorang dari luar mengetok-ngetok rolling door. Pelaku lalu memutuskan untuk kabur tanpa sempat membawa barang-barang apapun termasuk mesin gerinda miliknya.

BACA :  PJ Bupati Lihadnyana Dorong Pembangunan Kesehatan Berorientasi Sehat

Dia bergegas keluar melalui jalan yang digunakan masuk. Kemudian turun melalui ruko di sebelah Indomaret dan berjalan kaki menuju arah Gilimanuk.

Setelah sekitar 1 kilometer berjalan pelaku berhenti di sebuah toko yang berada di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk untuk mencari tumpangan untuk kembali ke Tabanan.

“Pelaku melakukan percobaan pembobolan mesin ATM BCA dikarenakan kelilit hutang,”ungkapnya.

Pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 363 KUHP Yo Pasal 53 KUHP tentang tindak pidana percobaan pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman sepertiga dari ancaman 7 tahun penjara.

“Sebelumnya pelaku pernah dihukum atas kasus serupa diwilayah Hukum Polres Gresik dengan vonis 1 tahun 3 bulan pada tahun 2014 lalu,”terangnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular