Pemedal Agung Klungkung akan Direstorasi

- Advertisement -
- Advertisement -

SEMARAPURA, balipuspanews.com-

Adanya wacana Pemerintah Kabupaten Klungkung yang ingin melakukan Restorasi peninggalan bersejarah perang puputan Klungkung yaitu Pemedal Agung Klungkung mendapatkan respon positif dari Ida Dalem Semaraputra Klungkung.

Ketika ditemui di Puri Agung Klungkung pada Rabu (14/10/2020), Ida Dalem Semaraputra mengatakan sangat setuju dan mendukung niat Pemda Klungkung merestorasi peninggalan bersejarah perang Puputan Klungkung Pemedal Agung Klungkung. Jika itu memang harus direstorasi dan Jika nanti sudah ditetapkan sebagai cagar budaya Puri Agung pihaknya sangat mendukung niat positif tersebut.

“Karena kita pihak puri tidak memiliki dana kita serahkan kepada pihak pemerintah asal kita diberitau saja seperti apa rencananya. Karena Pemedal Agung tersebut dikeramatkan, kita minta agar kekeramatannya tetap terjaga sampai kapanpun,”ungkapnya.

 

Nanti bagaimana pihak BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) menyikapi itu. Sementara untuk menjaga kesakralannya agar dibuatkan upacaranya agar taksunya dipindahkan sementara  dulu ketempat yang semestinya. Hal itu dengan cara  meminta petunjuk pada bagawanta Puri.

Ide Dalem mengakui dirinya belum pernah sembahyang dipemedal agung, karena disana bukan tempat untuk melakukan persembahyangan, tapi jika untuk tempat dikeramatkan banyak orang disana yang sembahyang.

BACA :  HUT ke-34, Perumda Panca Mahottama Didorong Perkuat Pelayanan Air Minum

Pihaknya mengatakan semua benda-benda kerajaan dimuseum sebaiknya dipastikan dulu sebagai milik siapa agar statusnya jelas, tapi sebaiknya dimiliki puri karena puri sebagai keturunan Raja Ide Dewagung Jambe

“Selama ini pemda belum melakukan itu . Tapi saat ini Pemda sudah  sangat baik namun nanti jika  nanti diserahkan kepuri, ya pihak Puri  siap menerima tanggung jawab tersebut,” terangnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga Klungkung Ida Bagus Jumpung Gede Oka Wedana mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu dirinya, BPCB bersama Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta sempat mengecek kondisi bangunan Pemedal Agung.

Situs bersejarah Pemedal Agung di Kota Semarapura dianggap perlu direstorasi, karena kondisinya yang sudah agak miring. BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) pun sudah sempat meninjau dan saat ini sedang membuat kajian terkait kondisi situs yang dibangun sekitar abad ke-17 tersebut.

“Dari kasat mata, bangunan Pemedal Agung memang tanahnya sudah agak enced (permukaan tanah tidak rata- red). Sehingga untuk mengantisipasi kemungkinan bangunan ini rusak, perlu dilakukan restorasi,” Jelas Ida Bagus Jumpung.

BACA :  WNA Inggris Ditemukan Tenggelam Saat Berenang di Crystal Bay Nusa Penida

 

Terkait hal itu, BPCB pun masih melakukan kajian dan mendalami segala aspek bangunan bersejarah itu, mulai dari usia, detail serta kondisi bangunan. Jika nanti dianggap kondisi bangunan sudah sangat rawan, nanti akan ada rekomendasi untuk restorasi bangunan.

“Kami menunggu kajian dari BPCB, jika memungkinkan nanti tentu  restorasi. Jangan sampai bangunan bersejarah ini sampai rusak,” ungkapnya.

Sementara jika nanti disetujui ada rencana restorasi tersebut, tentu akan ada koordinasi lebih lanjut bersama pihak puri Klungkung. Mengingat kawasan Kerta Gosa, yang menjadi tempat derdirinya Pemedal Agung masih termasuk aset puri

Sementara itu, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menyampaikan hal serupa. Menurutnya bagaimana nanti kondisi Pemedal Agung, masih menunggu kajian BPCB.

“Memang bangunan ada mereng sedikit, tapi itu bisa saja sejak pertama dibangun. Tapi saat ini BPCB dan Tim Cagar Budaya Klungkung sedang lakukan kajian. Seperti apa hasilnya, nanti kita tindak lanjuti,” jelas Suwirta.

Bangunan Pemedal Agung merupakan salah satu situs bersejarah di Klungkung. Bangunan berupa gapura kerajaan Klungkung tersebut, merupakan saksi bisu terjadinya perang Puputan Klungkung pada 28 April 1908 yang silam.

BACA :  Garam Tunnel Tak Diminati Pasar, Petani Kusamba Kembali ke Cara Tradisional

Penulis/Editor : Roni/Oka

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular