BULELENG, balipuspanews.com – Setelah video Wikwik Tatto Kupu-kupu tersebar luas dan menghebohkan jagat maya. Tersiar kabar jika pemeran perempuan dalam video berdurasi 6 menit 50 detik tersebut akhirnya melakukan laporan pengaduan ke Mapolres Buleleng, pada Selasa (24/6/2025) sekitar pukul 12.30 WITA.
Kabar pelaporan itu tersiar secara langsung di akun media sosial pemeran perempuan yang berinisial R. Dalam foto yang dibagikan, nampak R mengambil gambar berkas laporan dengan latar halaman Polres Buleleng ditambah keterangan “sekian untuk hari ini”. Meski begitu lampiran berkas yang diunggah tidak terpampang secara vulgar dan ada beberapa informasi ditutup. Akan tetapi dalam laporan bagian bawah nampak R merasa dirugikan dan keberatan atas kejadian yang terjadi.
Sementara itu, Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi saat dikonfirmasi pada Kamis (26/6/2025) mengaku masih belum menerima informasi dari anggota terkait laporan yang dibuat R. Namun demikian pihaknya menegaskan jika tetap menindaklanjuti adanya laporan masyarakat secara profesional.
“Tetap akan kami tindaklanjuti. Semua masyarakat punya hak mendapatkan pelayanan yang sama. Nanti kita tinggal asesmen laporannya, apakah yang dilaporkan itu memenuhi syarat sebagai laporan untuk menuntut hak yang bersangkutan,” tegasnya.
Sementara berita sebelumnya Video Wikwik sepasang kekasih dalam sebuah kamar menghebohkan media sosial dalam beberapa hari terakhir. Bahkan belakangan berdasarkan logat kedua pemeran dalam video tersebut diduga berasal dari salah satu desa di Kecamatan Tejakula, Buleleng.
Video berdurasi 06.50 detik tersebut memperlihat pemeran perempuan hanya memakai sebuah lingerie berwarna merah dan pemeran pria tanpa menggunakan pakaian. Dalam video yang berlangsung di sebuah kamar ini nampak juga pemeran perempuan mempunyai dua tato kupu-kupu di bagian dada kiri.
Bahkan berdasarkan dialog saat keduanya melangsungkan adegan dewasa tersebut semakin menguatkan dugaan jika pasangan tersebut berasal dari Bali ditambah pula dengan gelang tridatu melekat di tangan masing-masing.
Disamping itu berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun media ini, ada indikasi jika salah satu pemeran dalam video berasal dari salah satu desa di Kecamatan Tejakula yang mencolok dari logatnya.
Penulis : Nyoman Darma
Editor : Oka Suryawan



