Diam-diam, DJ cantik itu menggelar pesta ulang tahun di Villa di Kuta Selatan, Senin (25/5/2020) lalu
Diam-diam, DJ cantik itu menggelar pesta ulang tahun di Villa di Kuta Selatan, Senin (25/5/2020) lalu

JIMBARAN, balipuspanews.com –  Di masa virus pandemic covid-19, imbauan pemerintah melarang adanya bentuk keramaian guna memutus mata rantai pandemic.

Tapi imbauan ini tak digubris artis dan female DJ Nasional, Gebby Vesta. Diam-diam, DJ cantik itu menggelar pesta ulang tahun di Villa di Kuta Selatan, Senin (25/5/2020) lalu.

Bahkan, dia mengundang 40 teman-temannya untuk berpesta pora. Tapi ulahnya diketahui Desa adat Jimbaran dan akhirnya buru-buru minta maaf.

Kejadian ini dibenarkan Bendesa Adat Jimbaran, Kuta Selatan I Made Budiarta saat dikonfirmasi wartawan, Senin (2/6). Ia mengatakan, pesta ulang tahun yang digelar DJ Gebby tidak memiliki ijin dari Desa Adat Jimbaran.

Diungkapkannya, sedari awal pihak Desa Adat tidak mengetahui kejadian tersebut. Bahkan sama sekali tidak ada laporan.

“Kami taunya dari teman-teman media. Kalau tidak salah kejadiannya hari Senin Minggu lalu. Kami baru tahu dua hari kemudian,” ungkapnya Selasa (1/6/2020).

Budiarta mengaku merasa kecolongan di Desa Adat. Terlebih pemilik Villa tempat diselenggarakannya pesta tersebut tidak melapor.

“Kemudian saya tanya di posko, mereka juga tidak tau,” beber Budiarta.

Setelah menerima informasi tersebut, pihaknya langsung mengecek ke Villa. Dari hasil pengumpulan data di lapangan, pihaknya kemudian memanggil Gebby dan pihak villa ke kantor Desa adat Jimbaran untuk melakukan klarifikasi.

“Setelah kami panggil si Gebby dan juga manager villa datang ke Kantor Desa Adat Jimbaran,” ungkapnya.

Dalam klarifikasinya, DJ Gebby Vesta menggelar pesta dengan mengundang 40 temannya. Tentu saja kegiatan pesta itu sangat bertentangan dengan imbauan pemerintah yang melarang keramaian/berkumpul.

Selain itu, dari pernyataan Gebby lainnya gelaran pesta itu hanya berlangsung dari jam 19.00 Wita hingga pukul 21.00 Wita.

“Kalau kami tahu waktu itu kami tidak ijinkan. Kami lihat fotonya ada makan-makan dan kami lihat botol minum juga. Mereka bilang mereka pesta ulang tahun,” ungkapnya.

Bagian lainnya, sebuah video yang beredar terlihat Gebby Vesta membuat klarifikasi di kantor desa adat Jimbaran. Dalam video tersebut dia juga meminta maaf kepada pihak desa adat dan juga instansi terkait yang merasa dirugikan.

Penulis/editor : Kontributor Denpasar/Artayasa