Pemilihan Ketua umum IKA-UNPAD Masih Menyisakan Persoalan

Ket foto: Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) merangkap Mantan Ketua IKA-UNPAD Ferry Mursyidan Baldan
Ket foto: Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) merangkap Mantan Ketua IKA-UNPAD Ferry Mursyidan Baldan

JAKARTA, balipuspanews.com- Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ferry Mursyidan Baldan angkat bicara soal polemik pemilihan Ikatan Alumni Universitas Padjajaran (IKA UNPAD) Bandung.

Ferry yang juga mantan Ketua IKA UNPAD periode 2008-2012 dan FISIP UNPAD 1981, mengatakan meski Ketua Umum IKA UNPAD hasil Mubes X 11-13 September 2020 sudah terpilih, namun masih banyak menyisakan persoalan. Terutama karena keterpilihannya melalui “perwakilan”, yang membuat ketua umum bisa terpilih meski hanya bermodal 21 suara.

“Ini menjadi pertanyaan, bagaimana Penyelenggaraan Mubes bisa menghilangkan suara Alumni dalam Pemilihan Ketua Umum IKA UNPAD,” kata Ferry dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/9/2020).

Apabila Covid-19 menjadi pertimbangannya, menurutnya tidak cukup beralasan karena pemilihan bisa dilakukan dengan mekanisme secara virtual. Adaptasi secara pemilihan langsung bisa tetap diterapkan dengan protokol kesehatan. “Apalagi kita memiliki FK Unpad yang dipercaya Pemerintah dalam uji klinis vaksin Covid-19,” ujarnya.

Ia mengatakan proses pemilihan melalui perwakilan pada tiga kali Mubes sebelumnya selalu melalui pemilihan langsung. Sehingga Mubes X ini bisa disebut menjadi wabah yang ‘Menyerang dan menghilangkan suara alumni’ dalam sejarah pemilihan Ketua umum IKA-UNPAD.

“Yang penting adalah cara pandang, saya sebagai Alumni Unpad berharap, Mubes bisa memutuskan bahwa pemilihan Ketua Umum UNPAD dilakukan dengan ‘Pemilu Raya’ tentu dengan mempertimbangkan faktor atau kondisi. Itu saya kira bisa diselenggarakan,” ungkap mantan anggota DPR RI tiga periode ini.

Penulis/Editor: Hardianto