Direktur Utama Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) Ir. I Wayan Susena
Direktur Utama Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) Ir. I Wayan Susena

JAKARTA, balipuspanews.com – Direktur Utama Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) Ir. I Wayan Susena mengatakan potensi dan ide-ide kreatif kelompok generasi muda Hindu sudah saatnya dipetakan.

Oleh karena itu, para pemimpin dari berbagai bidang harus dapat memetakan secara aktif potensi dan ide-ide kreatif anak-anak muda Hindu.

Penegasan disampaikan I Wayan Susesa dalam dalam diskusi webinar online dengan tema “Youth Leadership” yang diselenggarakan Banjar Bekasi, Sabtu (4/7/2020).

Diskusi juga menghadirkan pembicara Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari daerah pemilihan Bali, IGN Arya Wedakarna serta Komandan Jenderal Korps Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) TNI, Mayor Jenderal I Nyoman Cantiasa.

“Banyak ide timbul dari kreasi para milenial. Kita sebagai pemimpin sudah seharusnya bisa memetakan secara aktif apa yang menjadi ide kreatif mereka,” ucap Wayan Susena.

Lebih jauh, dia mengatakan pada dasarnya para anak muda atau yang dikenal sebagai generasi milenial tidak mau terlalu terikat pada aturan ketat dan cenderung inginnya bebas.

Untuk itu, para pemimpin harus dapat memahami sifat dan karakteristik para milenial secara umum.

“Teman-teman dari milenial ini adalah sifat inovatif yang bisa kita rangkum,” ucap Susena.

Ia mencontoh, pengalaman dalam memimpin GMF saat ini. Yaitu ketika pihaknya mengalami kendala lamanya waktu inspeksi pada bagian-bagian pesawat dalam perawatan terutama inspeksi pesawat pada are tinggi misalnya pada ekor pesawat.

Dari kendala itu, kemudian muncul ide kreatif anak-anak muda untuk menggunakan drone untuk mempersingkat proses inspeksi.

Hasilnya cukup memuaskan, sebab beban kerja menjadi lebih ringan, waktu pengerjaan lebih singkat dan perawatan pesawat terbang tetap bisa terjamin sehingga pesawat bisa terbang dengan layak dan aman.

Sementara itu, Anggota DPD RI IGn Arya Wedakarna menekankan yang perlu dilakukan untuk menyiapkan generasi muda dari umat Hindu yang mumpuni adalah dengan memberi kesempatan mereka berkarya di semua bidang.

Oleh karena itu, ia meminta tokoh-tokoh senior dari Bali sebaiknya memberi kesempatan kepada anak-anak muda untuk tampil dipanggung nasional dan internasional sesuai dengan pencapaian bidang yang digeluti.

“Yang perlu dilakukan ke depan adalah bagaimana bisa lahirkan pemimpin masa depan. Tokoh tua, senior saat ini harus bisa lahirkan pemimpin muda.
Kita ambil contoh di Hindu sendiri, kenapa orang-orang tua kita rakus dengan jabatan. Dulunya sudah jadi pejabat, sudah tua. Tapi masih ingin ikut pemilu lagi. Kenapa tidak beri kesempatan buat orang muda,” kritik senator asal Bali ini.

Penulis/Editor : Hardianto/Oka Suryawan

Facebook Comments