Bupati Badung Giri Prasta bersama bupati Bangli Made Gianyar saat acara penyerahan bantuan bedah rumah diwantilan Pura Ulundanu Songan. Foto Humas Bangli For Balipuspanews.com
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

BANGLI, balipuspanews.com- Pemkab Bangli bersinergis dengan Pemkab Badung dalam mengentaskan kemiskinan di Kota Dingin Bangli. Kamis ( 11/4/2019) bertempat di Pura Ulun Danu Songan, kedua Pemkab menyerahkan bantun simbolis bedah rumah diwilayah Kintamani, Bangli. Total ada 250 rumah yang akan diperbaiki dengan nilai mencapai Rp 2,5 miliar.

Hadir dalam acara tersebut bupati Badung Nyoman Giri Prasta dan bupati Bangli Made Gianyar Kadis Sosial Kabupaten Bangli, OPD terkai, Perbekel dan masyarakat penerima bantuan bedah rumah di kawasan Kintamani.

Kadis sosial Kabupaten Bangli I Nengah Sukarta melaporkan, untuk KK miskin yang ada di kabupaten Bangli menurut data dari BPS adalah 50,23 persen, akan tetapi berdasarkan data mikro sudah mencapai 3,11 persen dari 14 variabel.

Pada tahun 2015 KK miskin di Kabupaten Bangli 6,8 persen. Sesuai dengan Visi Misi Bupati Bangli utamanya pada poin ke -4 yaitu, menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran, oleh karena itu kami bersama 15 OPD berebut sasaran kemiskinan dari tahun 2015 datanya 11.055 KK dan sampai di tahun 2018 sudah menurun sampai 8,250 KK.

Inovasi terus dilakukan untuk merebut sasaran kemiskinan dan program mensejahterakan masyarakat baik PU, Kesehatan, PMD, Perindag, Koperasi BKKBN, DUKCPIl dan KOMINFOSAN yang saling terintegrasi untuk terus menurunkan angka kemiskinan melalui bidang tugas masing masing. Saat ini sudah dihadirkan tujuh KK penerima secara simbolis bedah rumah bantuan BKK dari Kabupaten Badung antara lain Wayan resta dari Br. Ngalaan Desa Songan A, I Ketut Siwa Br. Ulundanu Songan B, I Komang Merdana br. Beluhu Suter, Wayan Keneh Br. Belong Dauhan-Abang Songan, I Made Arka Br. Mukus-Terunyan, I Dewa Gede Mustika Br. Mungsengan-Catur, I Nengah Manik Mertanata Br. Bubung Desa Abang Batu Dinding.

Bupati Bangli I Made Gianyar dalam menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian Kabupaten Badung yang telah menyalurkan bantuan bedah rumah kepada 250 KK miskin yang ada di kawasan Kintamni, yang total dananya mencapai 2,5 miliar rupiah dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kabupaten Badung. Dilihat dari segi kebijakan kita ketahui bersama Kabupaten Bangi merupakan kawasan konservasi yang sudah tentu dibatasi untuk melakukan pembangunan yang akan dapat berdampak luas terhadap lingkungan baik itu hutan, sumber air dan udara yang sehat. Oleh karena itu dari segi PAD kabupaten bangli tidak akan bisa mengikuti kabupaten Badung yang sumber pedapatan utamaya dari PHR.

“ Dari kondisi tersebut pihaknya sangat mengharapkan perhatian pemerintah melalui regulasi untuk insentif atas kebijakan konservasi alam bisa di terapkan, karna yang menikmati dari konservasi tersebut sudah pasti bukan hanya Kabupaten Bangli saja tentu dinikmati oleh kabupaten lain seperti badung gianyar dan lainya” kata Made Gianyar.

Lanjut kaitanya dengan kabupaten Bangli sebagai salah satu penyangga air yang dinikmati kabupaten lain ternyata hal itu direspon oleh Bupati Badung yang saat ini juga telah diwujudkan dalam Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yaitu dengan penyaluran bantuan bedah rumah untuk dikawasan kintamani.

“Kami berharap program ini juga bisa terus ditingkatkan untuk percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat kami yang ada di Kabupaten Bangli sebagai daerah serapan dan konservasi,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Badung Giri Prasta menyampaikan, program bedah rumah yang diserahkan secara simbolis pada hari ini yang total keseluruhan adalah 250 bedah rumah di kawasan Kintamani dengan total dana mencapai 2,5 miliar dari dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK), merupakan wujud perhatian Kabupaten Badung untuk membantu Kabupaten Bangli untuk percepatan peningkatan kesejahteraan.

Hal ini akan dituntaskan bersama – sama bupati Bangli sebab untuk urusan infrastruktur jalan sudah diselesaikan oleh Bupati Bangli dan sasaran kita adalah rumah tangga sehingga bersama beliau kita akan terus upayakan baik ke pusat agar hal ini bisa lebih cepat tertangani.

“ Harapan kami program ini juga telah diprogramkan di kabupaten Bangi sehingga kita di kabupaten Badung hanya ikut mensukseskan sehingga program ini betul betul bisa paripurna,” kata Giri Prasta.

Setelah selesai dengan program bedah rumah, akan terus diupayakan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah untuk terus memberikan insentif kepada Kabupaten Bangli sebagai kawasan konservasi termasuk penataan kawasan Geopark Batur yang sudah menjadi Ikon Bangli di akui UNESKO, tentu saja hal itu seijin bupati Bangli dengan program yang sudah dirancang untuk penataan kawasan ini.

“ Saya yakin kalau kita mau bekerjasama dan bersatu kita pasti bisakarna kita adalah saudara,” tambahnya. ( rls/bas)

 

 

Advertisement
Loading...