Selasa, Oktober 27, 2020
Beranda Bali Buleleng Pemkab Buleleng Berikan Apresiasi, Inovasi Penerapan Prokes Oleh Transportasi Online

Pemkab Buleleng Berikan Apresiasi, Inovasi Penerapan Prokes Oleh Transportasi Online

BULELENG, balipuspanews.com – Pencegahan rantai penyebaran covid-19 tidak henti-hentinya dilakukan. Saat ini salah satu perusahaan transportasi online ternama di Indonesia telah resmi melauncing sebuah inovasi baru untuk penerapan Prokes di Kabupaten Buleleng. Sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng mendukung penuh langkah yang dilakukan tersebut dengan fitur layanan Grab Bike Protect dalam kondisi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new normal.

Hal tersebut diucapkan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Buleleng Ni Made Rousmini, S.Sos., MAP didampingi Kepala Dinas Perhubungan Buleleng I Gede Sandiyasa, S.Sos., M.Si Saat menghadiri dan membuka langsung acara launching Grab Bike Protect, di Krisna Beachstreet, Jumat (16/10/2020).

Rousmini mengatakan dirinya mewakili Pemkab Buleleng sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Sebab dengan adanya fitur ini otomatis akan membuat rasa aman terhadap pengguna transportasi online semakin meningkat. Sekaligus dengan hal tersebut nantinya akan berimbas terhadap perekonomian secara perlahan.

“Dengan inovasi yang diberikan, saya mengapresiasi pogram Grab Protect karena telah membantu kembali perekonomian warga yang terimbas pandemi Covid-19,” ujarnya.

Pihaknya juga menambahkan dengan dibukanya Grab Bike Protect, harapannya agar selalu mengutamakan kesehatan dalam memberikan keamanan bagi para penumpang agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Saya ucapkan terima kasih dengan diluncurkan Grab Protect ini sangat membantu masyarakat Buleleng Khususnya di era Pandemi yang terjadi saat ini, secara tidak langsung melalui grab protect ini masyarakat Buleleng bisa mengurangi Kerumunan dan juga mengurangi aktivitas di luar rumah saat memenuhi kebutuhan pokok,” ucapnya.

Sementara itu, Achmad Ferry ArdiantoYang menjabat sebagai Head Of Transport Bali mengatakan, tujuan peluncuran layanan baru tersebut yakni untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 dan meningkatkan keamanan dan kebersihan yang tentunya bisa dinikmati oleh masyarakat Kabupaten Buleleng. Dengan demikian, Grab Bike Protect ini adalah salah satu layanan yang dihadirkan dalam situasi pandemi Covid-19, dimana Grab Bike Protect dilengkapi dengan partisi yang berguna untuk mencegah penyebaran virus dari driver ke penumpang atau sebaliknya.

“Ketika menggunakan layanan ini baik driver maupun konsumen Grab Bike wajib memberikan pernyataan sehat secara online. Selain itu penggunaan APD dan partisi plastik wajib diterapkan,” tuturnya.

Ferry juga menambahkan bahwa beberapa fitur proteksi yang diberikan Grab Bike Protect, yakni pengecekan suhu pengemudi secara rutin, baik mitra maupun konsumen wajib melengkapi pernyataan online kesehatan serta kebersihan sebelum menggunakan Grab Bike.

“Jadi mereka setiap hari harus menyatakan bahwa diri mereka sehat, apabila diri mereka dirasakan tidak enak badan, atau demam disarankan untuk tidak beroperasi,” ucapnya.

Selain itu, pengemudi menggunakan perangkat APD diantaranya sarung tangan, masker, handsanitizer, dan hair net. Jika pelanggan tidak mau memakai masker dan driver membatalkan order tidak akan ada penalti. Sehingga setiap penumpang ingin naik dan turun harus selalu dibersihkan, selain itu juga rutin melakukan disenfeksi kendaraan.

“Saya berharap dengan sedikit inovasi seperti itu kedepannya bisa meningkatkan kesejahteraan hidup yang layak, juga bisa menyediakan layanan yang higienis dan aman bagi penumpang. Serta dapat mendukung program langkah-langkah Pemerintah,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Mobil Terguling di Renon, Tidak Ada Korban Jiwa

DENPASAR, balipuspanews.com-Mobil Honda HRV terguling di Jalan Cok Agung Tresna Renon, Denpasar, pada Senin (26/10/2020) sore. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of