Pemkab Jembrana Jalin Kerjasama dengan Ombudsman

Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemkab Jembrana dengan Ombudsman yang bertempat di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali di Denpasar, Senin (13/6/2022)
Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemkab Jembrana dengan Ombudsman yang bertempat di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali di Denpasar, Senin (13/6/2022)

JEMBRANA, balipuspanews.com- Untuk lebih mengoptimalkan dan meningkatkan kualitas layanan publik di Kabupaten Jembrana, Sekda Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa menandatangani Nota Kesepakatan dengan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali yang disaksikan oleh Bupati Jembrana, Senin (13/6/2022) di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali di Denpasar.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menyampaikan Ombudsman RI Perwakilan Bali selama ini senantiasa menjalin kerjasama dengan Pemkab Jembrana dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya sampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali beserta seluruh jajaran, karena telah membuka pintu yang selebar-lebarnya bagi Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk membangun koordinasi, konsultasi dan komunikasi sehingga kita dapat menjalin kerjasama yang sangat baik dan menyepakati rencana kerja dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana,”ujarnya.

Baca Juga :  Sekda Adi Arnawa Menghadiri HUT ke-19 ST. Prana Sukma Banjar Pipitan Canggu

Bupati Tamba mengatakan Pemerintah Kabupaten Jembrana selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021 – 2026.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana. Komitmen tersebut telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tahun 2021 – 2026 yang menjabarkan visi Mewujudkan Masyarakat Jembrana Bahagia Berlandaskan Tri Hita Karana dengan misi Nangun Sad Kerthi Loka Jembrana yang memuat enam sumber kehidupan,”ungkapnya.

Dengan kualitas pelayanan publik yang prima, tentu akan mampu menarik minat investor dan pada saatnya nanti mimpi besar untuk mewujudkan Jembrana Emas tahun 2026 niscaya akan terwujud.

Baca Juga :  Lebihi Target, Gianyar Raih 4 Emas di Cabor Muaythai

“Kita tentunya menyadari bahwa pelayanan prima tidak bisa dipisahkan dari inovasi, baik yang baru diciptakan atau hasil pengembangan yang mendatangkan manfaat besar bagi pengguna dan penyelenggara layanan publik. Untuk itulah kami telah mengembangkan inovasi pelayanan publik diantaranya JES (Jembrana Emergency Service), Dokter Sayang (Dokumen Terlengkap Saat Bayi Pulang) dan Sinar Bahagia (Sistem Antar Obat Sampai ke Rumah Pasien Cegah Antrean)”, jelasnya.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab menyampaikan kerjasama antara Ombudsman dengan Pemerintah Kabupaten Jembrana agar dimaknai sebagai sinergitas dalam meningkatkan pelayanan serta mencegah terjadinya hambatan dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Saya harap bapak bupati dengan jajarannya tidak alergi dengan Ombudsman, tidak menjaga jarak dengan Ombudsman.

Baca Juga :  Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kunjungi Lapas Kerobokan

Dengan adanya kesepakatan ini, kita akan lebih mudah melakukan pengawasan terhadap pelayanan publik, dan apabila ada laporan kita lebih mudah melakukan kordinasi. Ombudsman akan senantiasa membantu Pemerintah Kabupaten Jembrana, karena tindakan yang paling baik adalah pencegahan,” ujarnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan