Minggu, Mei 19, 2024
BerandaNewsPemkab Tabanan Apresiasi Gerakan Panen Padi Raya di Subak Gadon I Desa...

Pemkab Tabanan Apresiasi Gerakan Panen Padi Raya di Subak Gadon I Desa Pandak Gede

TABANAN, balipuspanews.com – Sebagai salah satu upaya dalam mempertahankan ketahanan pangan di Bali, khususnya di Kabupaten Tabanan, Bupati Tabanan dalam hal ini diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan, A.A Gede Dalem Trisna Ngurah, hadiri Gerakan Panen Padi yang diselenggarakan di Subak Gadon I, Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Jumat (15/3/2024).

Dimulai sejak pagi hari, kegiatan dihadiri langsung oleh PJ. Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, Sekda dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Jajaran Forkopimda Tabanan atau yang mewakili, Para Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Kediri dan Direktur Perumda Dharma Santhika Tabanan, juga diikuti oleh Perbekel Desa Pandak Gede, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan Kecamatan Kediri dan Pekaseh Subak Gadon I.

Panen yang berlangsung, menggunakan Varietas padi baru, yakni Inpari Nutri Zinc, yang dinyatakan memiliki kandungan unsur Zn (Zinc) lebih tinggi daripada varietas beras lainnya. Dengan unsur Zinc yang lebih tinggi, di mana zat ini merupakan unsur vital untuk pertumbuhan dan perkembangan organ reproduksi, serta sangat berpengaruh terhadap kekuatan sistem imun, meningkatkan daya tahan tubuh, produktivitas dan kualitas hidup manusia, menjadikan varietas ini menjadi beras yang mampu mengatasi permasalahan stunting di Indonesia.

BACA :  PLN Jamin Keandalan Listrik Tanpa Kedip saat WWF Berlangsung di Bal

Panen raya ini mendapat apresiasi yang baik dari Jajaran Pemerintah Provinsi Bali. Menurut Pj Gubernur Bali, Sang Made Mahendra, Panen Raya menjadi bukti kerja keras, dedikasi dan kerjasama yang luar biasa dari anggota kelompok tani.

“Panen Raya kali ini diharapkan dapat mendorong dan memberi semangat kepada petani untuk terus lebih giat menanam padi guna memenuhi kebutuhan pangan dan mampu mengendalikan inflasi terhadap salah satu komoditas bahan pangan, khususnya beras di tengah masyarakat demi terwujudnya ketahanan pangan nasional,” sebutnya.

Apresiasi tersebut juga didukung oleh keterangan dari Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra yang saat itu menekankan, bahwa produktifitas varietas ini terbukti lebih tinggi dibandingkan varietas yang lain.

Di kesempatan yang sama, menyampaikan Sambutan Bupati Tabanan, Gede Dalem Trisna Ngurah menyampaikan, sesuai dengan Visi dan Misi Tabanan Era Baru, di mana bidang prioritas yang mendapat perhatian yakni terkait penguatan sandang pangan dan papan. Sektor pertanian menjadi sangat penting, sebab pertanian adalah rohnya kabupaten Tabanan yang sangat identik dengan lumbung padi di Provinsi Bali.

BACA :  Sambut WWF, Diskusi Ajaran Sad Kerti Loka Wujudkan Keberlangsungan Kehidupan Dunia

“Atas dasar itulah, saya minta kepada seluruh jajaran perangkat daerah yang bersentuhan dengan pertanian dapat secara bersungguh-sungguh mengelola bidang ini dengan sebuah spirit baru yaitu tidak hanya mempertahankan sebuah predikat sebagai lumbung padinya Bali, tetapi juga mampu melangkah lebih jauh, melalui sebuah terobosan dalam mendorong pertanian modern bersekala besar,” paparnya.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Bali atas fasilitas dan bantuan yang diberikan khususnya dalam sektor pertanian guna meningkatkan produktifitas padi.

“Sinergitas ini sangat penting, antara pemerintah Provinsi dan Tabanan dalam menjaga stok pangan, sehingga kedaulatan pangan di Kabupaten Tabanan bisa kita wujudkan bersama. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih dan bangga kepada para pejuang pertanian di Tabanan. Kita berharap, dengan harga beras yang stabil, kedepannya kehidupan para petani mejadi lebih terjamin dan melalui gerakan panen padi serentak ini juga bisa meningkatkan giat anggota Subak Gadon I untuk bertani dan menghasilkan produk tani yang melimpah serta memberikan pengaruh positif terhadap kestabilan harga beras di pasaran,” jelasnya lebih lanjut.

BACA :  Overstay dan Tidak Mampu Bayar Biaya Perpanjangan, WN Rusia Dideportasi

Penulis : Kadek Adnyana
Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular