sosialisasi oleh Staf Ahli bidang Ekonomi Pembangunan I Ketut Subrata Suyasa, Kamis (17/10)
sosialisasi oleh Staf Ahli bidang Ekonomi Pembangunan I Ketut Subrata Suyasa, Kamis (17/10)
sewa motor matic murah dibali

TABANAN, balipuspanews.com – Dalam rangka penerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk  mendorong penyerapan produk lokal yang nantinya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, Pemerintah Kabupaten Tabanan bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali menyelenggarakan sosialisasi KUR dan aplikasi layanan website.

Hal ini disampaikan saat membuka sosialisasi oleh Staf Ahli bidang Ekonomi Pembangunan I Ketut Subrata Suyasa, Kamis (17/10) di Kantor Bupati setempat.

Kepala Bagian Ekonomi I Gst Putu Ekayana mengatakan kegiatan ini dilaksanakan selama sehari di Kantor Bupati Tabanan yang diikuti sebanyak 200 orang dari UMKM dan dari OPD terkait.

Dirinya mengatakan sosialisasi ini diadakan dengan tujuan untuk mengkoordinasikan dan mensosialisasikan program pemerintah terkait dengan KUR, mempermudah akses pengajuan KUR, mempercepat realisasi KUR dan pemanfaatan KUR tepat sasaran dan UMKM dapat mengetahui dan memanfaatkan KUR.

“Melalui sosialisasi ini diharapkan meningkatkan penyerapan produk pertanian lokal dan terbukanya lapangan pekerjaan pada UMKM yang dapat memacu pertumbuhan perekonomian dan terkendalinya inflasi daerah, serta UMKM tertib administrasi dan memiliki ijin yang diperlukan sesuai dengan persyaratan program KUR,” terangnya.

Sementara Sambutan Bupati Tabanan yang di bacakan oleh Subrata Suyasa menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas  acara sosialisasi KUR dan aplikasi layanan website, www.kurbali.com yang dirancang oleh OJK Provinsi Bali, mengingat acara ini akan sangat membantu untuk mempermudah UMKM Tabanan dalam mengikuti program KUR.

“Suksesnya program KUR di Tabanan dapat dilihat dari berbagai indikator diantaranya jumlah serapan atau realisasi KUR, kondisi kwalitas kelengkapan kredit dan tingkat pengembalian, maupun meningkatkan skala usaha UMKM penerima KUR dalam menyerap hasil pertanian lokal maupun tenaga kerja yang akhirnya dapat meningkatkan pertumbuhan Ekonomi,” ungkapnya.

Menurut data dari OJK Provinsi Bali target penyaluran KUR dari bulan Januari sampai Agustus 2019 capaian penyaluran sudah mencapai 77,94% dari target Rp. 5.076 triliun lebih dan di Tabanan telah terealisasi sebesar RP. 520.433 milyar. “Untuk menyukseskan program ini, kami harapkan kerjasama yang baik dari antar berbagai unsur baik dari Pemerintah pusat selaku pembuat kebijakan, perbankan pelaksana KUR serta para pelaku UMKM, serta aplikasi layanan website dapat dikembangkan dan dirasakan manfaatnya menuju Tabanan Serasi,” terangnya.

Sosialisasi ini mendatangkan narasumber dari OJK Provinsi Bali I Gst. Bagus Adi Wijaya, dan perwakilan biro Perkonomian Setda Provinsi Bali. (Rls/bpn/tim)