Jumat, Februari 23, 2024
BerandaDenpasarPemkot Denpasar Apresiasi Bank Sampah Berbasis Masyarakat dan Sekolah

Pemkot Denpasar Apresiasi Bank Sampah Berbasis Masyarakat dan Sekolah

DENPASAR, balipuspanews.com – Pemkot Denpasar mengapresiasi Bank Sampah di Kota Denpasar yang berbasis masyarakat. Hal ini dikatakan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima audiensi dari DPD Asosiasi Bank Sampah Indonesia di Kantor Walikota Denpasar, Senin (29/3/2021).

Hadir juga dalam pertemuan audiensi tersebut Kadis DLHK Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa, Kepala Upt Pengelolaan Sampah Kota Denpasar, Ngurah Budhita, Ketua Bank Sampah Induk Bali Wastu Lestari, Ketua Bank Sampah Induk Bali Bersih, I Nyoman Arianto, Ketua Bank Sampah Padang Indah Lestari, Dewa Ayu Putri Mirah, dan Penanggungjawab Bank Sampah Wisma Melati Br. Kedaton.

Koordinator Program Bank Sampah, Ni Wayan Riawati dalam audiensi tersebut mengatakan, dalam gerakan bank sampah ini kami mewujudkan aksi nyata sampah itu tanggung jawabku, sampahmu tanggung jawabmu, sampahku investasiku.

Namun untuk tahun 2021 ini tema Nasional dari Bank Sampah tersebut yaitu Sampah itu adalah sumber daya ekonomi. Karena konsep pengajaran sampah itu adalah pola pembiasaan 3R yakni Reuse, Reduce, Recycle.

BACA :  Tekan Penyebaran Rabies, Pemkab Bangli Jalin Kerjasama Dengan Yayasan Bali Animale Welfare

Bagaimana, lanjut Riawati mengajak masyarakat itu untuk mendorong perilaku pengurangan penimbunan sampah dan untuk sampah yang bisa di daur ulang akan di recycle kembali.

Lebih lanjut dikatakannya, program ini sudah ada sejak tahun 2010 silam. Di gerakan bank sampah ini kami menghargai setiap sen nilai dari sampah yang tersisa itu akan dicatat di buku tabungan bank sampah.

Dan setiap 6 bulan sekali akan dilaksanakan gebyar penarikan bank sampah. Gerakan pemberdayaan bank sampah berbasis mayarakat dan sekolah ini berkembang pesat di tahun 2017.

Untuk selanjutnya bank sampah yang juga berbasis sekolah, juga dikembangkan dengan melalui program sidarling. Dan hingga saat ini ada 120 bank sampah yang ada di Kota Denpasar.

“Namun dalam situasi pandemi seperti sekarang dan khususnya di zona merah kami belum bisa melakukannya secara optimal. Kami berharap program bank sampah ini dapat digerakan semakin masif, karena semua pengurusnya tau kondisi masyarakatnya saat ini dalam penerapan protokol. Jadi kami bisa menyesuasikan saat penyetoran ke Bank Sampah agar tidak menyebabkan kerumunan masyarakat sehingga penerapan prokes tetap optimal,” harap Ni Wayan Riawati.

BACA :  Jelang Perayaan Paskah, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Terima Audiensi GPT Baithani

Sementara Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi kegiatan bank sampah ini. Dimana selain membantu pemerintah dalam menangani masalah sampah yang semakin meningkat.

Selain itu, bank sampah ini juga dapat membantu ekonomi masyarakat dengan cara mengumpulkan dan menyetorkan sampah ke bank sampah, ujarnya.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemilahan sampah mulai dari rumah, sehingga dapat di daur ulang kembali, sehingga dapat menjadi barang atau benda yang lebih berharga dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkas Agus Arya Wibawa.

Penulis : Gde Candra

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular