Sekda Kota Denpasar, A.AN Rai Iswara menerima penghargaan SAKIP yang diserahkan Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PAN RB, Bapak Muhamad Yusuf Ateh, Senin (27/1) di Nusa Dua Bali.
Sekda Kota Denpasar, A.AN Rai Iswara menerima penghargaan SAKIP yang diserahkan Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PAN RB, Bapak Muhamad Yusuf Ateh, Senin (27/1) di Nusa Dua Bali.

DENPASAR, balipuspanews.com – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) menyerahkan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) kepada 161 Pemerintahan Provinsi, Kabupaten/Kota di wilayah II Tahun 2019. Hasil Evaluasi SAKIP ini diserahkan Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PAN RB, Bapak Muhamad Yusuf Ateh dan tampak dihadiri Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Senin (27/1) di Nusa Dua Bali.

Hasil evaluasi Kementerian PAN RB terhadap  Pemkot Denpasar dengan nilai BB dan berhak menerima piagam penghargaan yang diterima Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara mewakili Walikota Denpasar.

Untuk diketahui bahwa hasil evaluasi Kementerian PAN RB kepada Pemkot Denpasar yang telah menunjukan tingkat akuntabilitas kinerja pemerintah yang sangat baik (predikat BB) dengan nilai 72,02. Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PAN RB, Bapak Muhamad Yusuf Ateh mewakili Menteri PAN RB RI mengatakan tuntutan masyarakat saat ini adalah pelayanan yang baik bagi setiap aparatur pemerintah. Presiden Joko Widodo sudah menekankan bagaimana meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemerintah yang fokus dan tepat sasaran. Instansi pemerintah harus berorientasi pada hasil bukan lagi input maupun output.

“Artinya setiap rupiah yang dikeluarkan pemerintah harus memberikan manfaat ekonomi untuk rakyat utamanya untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Dalam rangka mendorong percepatan implementasi SAKIP Kemenpan RB  terus melakukan bimbingan teknis terhadap 84 kementerian lembaga dengan 418 unit kerja, 34 pemerintah provinsi, dan 500 kabuptaen/kota tentu dengan maksimal kami berusaha memberikan pelayanan yang terbaik, namun memang kami harus akui belum banyak yang dapat kami layani karena memang keterbatasan dari anggota kami yang tidak lebih dari 50 tenaga teknis. Untuk mengukur perkembangan implementasi SAKIP ini kita melakukan pembinaan yang berkeseinambungan, kementerian PAN RB setiap tahunnya melakukan evaluasi SAKIP pada sejumlah kementerian Lembaga dan Pemda.

Evaluasi ini telahdapat memetakan instasi pemerintah pada beberapa kategori, dilakukan dalam rangka untuk memetakan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran yang merupakan hasil implementasi menejemen kinerja secara berkesinambungan.

Sekda Kota Denpasar, A.AN Rai Iswara mengatakan capaian ini menjadi cambuk untuk lebih meningkatkan  kinerja serta mendorong semangat bagi seluruh jajaran. Inovasi dan program muali dari perencanaan, penganggaran hingga capaian kinerja yang efektif dan efisien yang harus terus diselaraskan bersama seluruh jajaran OPD. Hal ini nantinya dapat mendukung program pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat sesuai dengan harapan Presiden RI Jokowidodo.

“Kami mengapresiasi semua jajaran ASN Pemkot Denpasar sehingga mampu mempertahakan  predikat BB dengan nilai yang meningkat,” ujarnya

Sementara Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Denpasar, IB Alit Adhi Mertha mengatakan hasil evaluasi SAKIP Pemkot Denpasar tahun ini mengalami peningkatan nilai.

Pada tahun  sebelumnya dengan nilai 70,07, dan tahun ini yakni Tahun 2019 meningkat dengan nilai 72,02. Bahwa hasil penilaian dan evaluasi dari Kementerian PAN RB yang kami terima menunjukan tingkat akuntabilitas kinerja, kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan orientasi penyelenggaraan pemerintah pada hasil, serta efektivitas dan efisiensi penggunaan sumber daya pada Kota Denpasar sudah sangat baik. (Pur/BPN/tim)