Pemkot Denpasar Kembali Berikan Stimulus Produktif, Rp. 1,5 Juta untuk 3.000 Kuota

Ilustrasi

DENPASAR, balipuspanews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar akan kembali memberikan bantuan stimulus produktif melalui Pandemi Inkubator Program ke-2 sebesar Rp. 1,5 juta.

Stimulus produktif ini rencananya akan kembali diberikan untuk 3.000 kuota yang menyasar masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

“Tahun lalu 3.000 kuota untuk pelaku UMKM dan pekerja pariwisata yang terdampak, tahun 2021 ini aksesnya diperluas jadi masyarakat umum yang terdampak pandemi,” ujar Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana, saat dikonfirmasi, pada Sabtu (16/01/2021) pagi.

Untuk syaratnya merupakan masyarakat umum ekonomi menengah ke bawah ber-KTP Denpasar, menyertakan KK, no rekening BPD, serta mengikuti registrasi melalui sistem yang telah disiapkan nanti.

“Di sistem nanti akan terlihat apakah yang bersangkutan sudah pernah mendapatkan stimulusnya atau belum, nanti kalau yang sudah tidak bisa lagi. Nah ini kita bekerja sama dengan Bekraf Kota Denpasar dan STIMIK Primakara,” ungkap Hendar.

Dirinya menyebutkan, setelah daftar penerima terkumpul, peserta akan mengikuti program pendampingan selama 3 bulan yang dimentori para ahli di bidangnya.

“Nanti kalau sudah dinyatakan lolos, kami berharap mereka berkembang sebagai seorang enterpreneur. Di situasi saat ini diharapkan dengan pemberian stimulus mereka dapat membuka wawasan dan mengembangkan diri sebagai pengusaha,” jelasnya.

Dikatakan pada tahun 2020 lalu, sebanyak 2.700 peserta yang lolos dengan nilai stimulus sebesar Rp. 1 juta. Sedangkan untuk tahun ini, selain ada kenaikan untuk nominalnya, pihaknya pun berencana akan menggelar kompetisi.

“Rencananya tahun ini kita gelar dengan konsep yang berbeda. Mereka yang sudah mengikuti pendampingan nanti akan dilihat apa yang bisa dilakukan untuk kemudian dikompetisikan,” terangnya.

Selain mereka mendapatkan bantuan stimulus Rp. 1,5 juta, setelah mengikuti kompetisi tersebut nantinya akan terpilih 4 orang pemenang yang akan mendapatkan dana tambahan sebesar Rp. 5 juta.

“Dananya akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing setelah pendampingan, kalau diberikan di awal malah mereka tidak ikut pendampingan. Jadi akan terlihat yang benar-benar berusaha,” katanya.

Hendar menambahkan, untuk pendaftarannya sudah bisa dilakukan pada Senin, 18 Januari 2021 hingga awal Maret melalui sistem yang telah disediakan.

“Screeningnya kan perlu waktu. Nanti masyarakat menginput data seperti dulu bekerja dimana, sebagai apa, sektor apa yang ingin dikerjakan, akan terlihat di sistem,” tandasnya.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan