Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini tampak bergabung dan berbaur  ikut senam Gemu Famire, Jumat (21/11) di lapangan I Gusti Ngurah Made Agung
Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini tampak bergabung dan berbaur  ikut senam Gemu Famire, Jumat (21/11) di lapangan I Gusti Ngurah Made Agung

DENPASAR, balipuspanews.com – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 di Kota Denpasar berlangsung semarak dengan berbagai kegiatan kesehatan serta hiburan yang berlangsung sejak pagi hari. Diawali senam Gemu Famire yang diikuti oleh para pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Tidak terkecuali Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, Ketua Dharmawanita Persatuan Kota Denpasar, Ny. Kerti Iswara, Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini tampak bergabung dan berbaur  ikut senam Gemu Famire, Jumat (21/11) di lapangan I Gusti Ngurah Made Agung.

Selain Senam Gemu Famira, acara peringatan HKN Ke 55 di Kota Denpasar ini juga dirangkaikan dengan kegiatan Deklarasi Open Defection Free (ODF) oleh Kelurahan Peguyangan, Kelurahan Padangsambian dan Desa Kesiman Kertalangu.

Dan juga ada penyerahan piagam penghargaan Desa/Kelurahan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) serta penghargaan pemenang lomba-lomba yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kota Denpasar.

Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini saat membaca sambutan Walikota Denpasar mengatakan, Peringati Hari Kesehatan Nasional Ke 55 kali ini mengangkat tema “Generasi sehat Indonesia Unggul” dengan makna sebagai upaya bersama seluruh pemangku kepetingan pembangunan kesehatan yang menitik beratkan aspek sumber daya manusia.

Dimana berbagai keberasilan pembangunan kesehatan dikota Denpasar ditandai dengan indek pembangunan manusia (IPM) dan angka harapan hidup. Dilihat dari IPM Kota Denpasar tahun 2018 mencapai 83,30 dan umur harapan hidup 74,17 tahun serta angka stuning bisa diturunkan sampai 8,9%.

Lebih lanjut dikatakan, Pemkot Denpasar memiliki tiga pilar pembangunan kesehatan yang di bangun, yakni Paradigma Kesehatan, Penguatan Akses Pelayanan Kesehatan dan Penyediaan Biaya melalui Jaminan Kesehatan Nasional dengan Gerakan masyarakat Hidup sehat (GERMAS),

Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS PK) bersama seluruh komponen kesehatan baik lintas program maupun lintas sector dan berasil meyelesaikan bbeberapa masalah kesehatan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang sehat untuk Indonesia Unggul di tahun 2045.

Sementara Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Tri Indarti dalam laporannya mengatakan,  adapun kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam peringatak HKN ke 55 ini meliputi, Safari Kesehatan di 11 lokasi, Pengukuran Kebugaran sebanyak 223 orang, lomba PSN dan kebersihan TK Kota Denpasar, Lomba Jumantik dan coordinator jumantik berprestasi, screening PTM di OPD dan Desa/Kelurahan, sosialisasi bahaya narkoba dan kesehatan jiwa di OPD lingkungan Pemkot Denpasar, GURU SMA dan SMP sebanyak 365 orang, tes urine narkoba di OPD dan Desa/Kelurahan sebanyak 1.800 orang, sosialisasi DBD dan gerakan 1 rumah 1 jumantik (G!R!J) di OPD dan Desa/Kelurahan.

“Dimana semua kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk semakin mengerti arti penting prilaku dan lingkungan sehat, serta melakukan gerakan hidup sehat baik keluarga, tempat kerja, tempat-tempat umum dan fasilitas lainya”, ungkapnya. (Rls/bpn/tim)