Ket Foto : Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima penghargaan Kota Layak Anak Kategori Utama yang diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susan di Four Point Makassar, Selasa (23/7).
Ket Foto : Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima penghargaan Kota Layak Anak Kategori Utama yang diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susan di Four Point Makassar, Selasa (23/7).
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, Balipuspanews.com -Pemerintah Kota Denpasar kembali meraih penghargaan Kota Layak Anak Tingkat Nasional. Kali ini empat penghargaan sekaligus diraih Kota Denpasar dalam Penganugrahan Kabupaten dan Kota Layak Anak 2019 yang dilaksanakan bertepatan dengan memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2019.

Penghargaan diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susan dan diterima langsung oleh Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra di Four Point Makassar, Selasa (23/7).

Dalam kesempatan tersebut Kota Denpasar berhasil memboyong 4 penghargaan sekaligus, di antaranya  Sekolah Ramah Anak diperoleh SDN 26 Pemecutan, Forum Anak Daerah Terbaik, Ruang Bermain Ramah Anak dan tentunya penghargaan Kota Layak Anak Kategori Utama yang merupakan penghargaan tertinggi dalam ajang tersebut.

“Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah termasuk Kota Denpasar yang sudah memperhatikan hak-hak anak. Bagi kami di Kota Denpasar, membangun kota layak anak itu menjadi perhatian utama oleh semua stakeholder terkait. Tahun ini kita memperoleh penghargaan tertinggi  yakni Kota Layak Anak kategori Utama yang bersanding dengan Kota Surakarta dan Kota Surabaya,” ujar Rai Mantra seusai acara.

Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan penghargaan ini diberikan karena Denpasar dinilai berhasil dalam hal pemenuhan hak anak salah satunya yang memberikan program kemanfaatan kepada masyarakat. Dari pemenuhan hak-hak anak ini baik dari pemberian ruang kreativitas kepada anak-anak di setiap program pemerintah hingga memberikan fasilitas yang nyaman kepada anak saat berinteraksi di luar lingkungan keluarga mereka.

Menurutnya, apa pun program di daerah, kalau suasana kotanya tidak ramah anak, tidak membuat anak-anak bermain nyaman, menikmati fasilitas yang berkualitas, maka seluruh program itu bisa menjadi pincang. Untuk itu Kota Denpasar memberikan atensi yang besar terhadap pembangunan kota layak anak.

Ia  berharap penghargaan yang diperoleh ini bisa menjadi motivasi bersama dalam memperhatikan  hak-hak anak.

“Bagi kami anak-anak merupakan masa depan yang harus diperhatikan sejak dini, sehingga nantinya mereka dapat hidup secara nyaman, aman, dan sejahtera dan pada akhirnya menjadi generasi penerus bangsa yang mempunyai karakter dan ahklak yang mulia,” ucap Rai Mantra.

Kepala Dinas Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Denpasar I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti mengatakan, Pemkot Denpasar telah mampu memenuhi karakter persyaratan sebagai Kota Layak anak yang dinilai Tim Pusat sehingga Kota Denpasar bisa naik peringkat dari kategori Nindya (4 Kali berturut-turut) menjadi Kategori Utama.

“Kami telah berupaya maksimal. Dan hasil penilaian dari pusat mengatakan, Kota Denpasar telah memenuhi berbagai persyaratan sehingga dapat memperoleh penghargaan tertinggi di ajang tersebut. Tentunya kami sangat bersyukur atas capaian ini dan kedepan kami akan terus berusaha mempertahankan dan meningkatkannya lagi ,” ujarnya.