Ket foto : Peluncuran Program Sistem Geografis Informasi dan Pendataan Obyek Seni Budaya Kota Denpasar di Denpasar Amphiteater Youth Park Taman Kota Lumintang, Minggu (30/6).
Ket foto : Peluncuran Program Sistem Geografis Informasi dan Pendataan Obyek Seni Budaya Kota Denpasar di Denpasar Amphiteater Youth Park Taman Kota Lumintang, Minggu (30/6).
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, Balipuspanews.com- Pemkot Denpasar memberikan perhatian serius terhadap pemajuan serta pelestarian kebudayaan. Karenanya, sebagai upaya untuk terus mendukung pemajuan kebudayaan serta menginventarisasi seni dan warisan budaya di Kota Denpasar, Pemkot Denpasar melalui Dinas Kebudayaan berinovasi melalui Sistem Informasi Geografis Pendataan Objek Seni dan Budaya Kota Denpasar  berbasis digital yang diluncurkan oleh Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram di Denpasar Amphiteater, Youth Park Taman Kota Lumintang, Minggu (30/6) malam.

 

Peluncuran inovasi tersebut ditandai dengan penayangan E-Book kesenian Genggong serta tutorial penggunaan sistem informasi pendataan obyek seni budaya.

 

Kabid Kesenian Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Dwi Wahyuning Kristiansanti  menjelaskan bahwa saat ini banyak kesenian di Kota Denpasar yang belum terdata dan masuk dalam database Dinas Kebudayaan Kota Denpasar. Hal ini dibebabkan berbagai faktor, seperti halnya kurang diketahuinya jenis atau keberadaan pasti kesenian tersebut oleh masyarakat.

 

“Saat ini banyak seni budaya di Kota Denpasar yang hampir punah, karenanya dengan menggandeng masyarakat untk ikut aktif dalam melestarikan seni budaya tersebut dengan mendaftarkan di sistem informasi pendataan obyek seni budaya ini,” jelasnya.

 

Lebih lanjut dijelaskan, sistem informasi berbasis digital ini selain dapat menjadi wahana pelestarian yang bermuara pada penguatan kebudayaan sesuai dengan amanat UU Nomor 5 Tahun 2017, juga dapat menjadi wahana promosi wisata yang dikemas dalam Berwisata Sejarah Seni di Kota Denpasar, Berbasisi Teknologi Informasi Komunikasi (Wisata Jani di Kota Denpasar Beretika) yang menggunakan website Http://culture.denpasarkota.go.id.

 

“Sehingga program ini dapat bermanfaat dalam menarik masyarakat untuk ikut serta dalam memberikan informasi terkait jenis kesenian dan kebudayaan di Kota Denpasar serta menciptakan peluang heritage tourism yang seluruhnya bermuara pada pelestarian dan penguatan kebudayaan,” kata Wiwin.

 

Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram sangat mengapresiasi inovasi Sistem Informasi Geografis Pendataan Objek Seni dan Budaya Kota Denpasar ini. Dimana, hal tersebut merupakan wujud nyata implementasi UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan. Sehingga kedepanya kesenian, budaya dan kearifan lokal di Kota Denpasar tetap lestari dan terdata secara apik.

 

“Besar harapan kami program ini dapat digunakan sebagai bank data mengenai seni budaya di Kota Denpasar yang tentunya berguna untuk pelestarian seni budaya itu sendiri serta pengembangan pariwisata dalam balutan city tour Kota denpasar,” kata Mataram.

 

Untuk diketahui bahwa dalam website Http://culture.denpasarkota.go.id. Dapat ikut andil secara langsung dalam pelestarian seni budaya dengan mendaftarkan kesenian, kebudayaan, dan kearifan lokal yang diketahui secara online dengan mengikuti panduan pada website dan E-book Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, (rls/bpn/tim).