16/01/2021, 8:19 PM
Beranda Bali Denpasar Pemprov Bali Fasilitasi Ekspor Beras Merah ke Korea

Pemprov Bali Fasilitasi Ekspor Beras Merah ke Korea

DENPASAR, balipuspanews.com-

Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali memfasilitasi petani dengan pemasaran beras merah Bali dengan eksportir PT. Eco Solusindo.

Eksport tahap awal dilakukan dari hasil produksi kelompoktani Karya Tani Sejahtera, Desa Piling, Penebel, Tabanan dengan target eksport 10 ton ke Korea. Hal ini terungkap saat Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali, IB Wisnuardhana menggelar Rakor dengan PT. ECO Solusindo, Selasa (1/12) di Denpasar.

Wisnuardhana mengungkapkan, upaya ini dilakukan dalam rangka peningkatan nilai tambah dan daya saing produk pertanian serta peningkatan pendapatan petani sebagai salah satu misi bidang pangan dari visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali era Baru.

Wisnuardhana menambahkan, dalam mewujudkan misi tersebut penanganan usahatani padi sawah menjadi prioritas, selain juga usahatani hortikultura, perkebunan, dan peternakan.

Adapun alasan prioritas usahatani padi digenjot karena beberapa alasan dalam mendongkrak hasil petani di Bali melihat potensi luasan lahan yang tersedia dan permintaan pasar yang besar dari luar.

Pertama, jumlah luasan lahan pertanian padi sawah banyak petani seluas 78.626 Ha lahan sawah (1.506 subak sawah) diusahakan oleh lebih dari 250.000 KK tani.

Kedua, insentif berusahatani padi sawah relatif kecil karena rata-rata kepemilikan sawah rata-rata KK tani di Bali kecil yaitu rata-rata 30 are.
Ketiga, faktor resiko berusahatani padi sawah terutama karena dampak perubahan iklim dan gangguan hama penyakit tanaman cukup tinggi.

Dan Keempat, produksi padi harus terus ditingkatkan sejalan dengan terus meningkatnya kebutuhan beras karena peningkatan jumlah penduduk.

Selain memfasilitasi eksport beras merah, lanjut Wisnuardhana, berbagai upaya terus dilakukan dalam meningkatkan nilai tambah, daya saing dan pendapatan petani padi di Bali, antara lain : memberi bantuan benih unggul, subsidi pupuk, bantuan alat mesin pra dan pasca panen untuk peningkatan kuantitas dan kualitas produksi.

Selain itu Distan Pangan Bali juga memfasilitasi KUR dan Asuransi Usahatani Padi (AUTP) untuk meningkatkan modal usahatani dan tanggungan resiko gagal panen. Menumbuhkan kelompok-kelompok panen agar petani tidak menjual padi secara tebasan.

Langkah lain dilakukan dengan memfasilitasu pemasaran hasil dengan membentuk koperasi, menumbuhkan lumbung-lumbung pangan masyarakat. Mengembangkan pertanian organik dan alokasi bantuan verietas unggul padi dan pengembangan beras khusus (beras organik, beras merah, beras sehat, beras hitam dan lain-lain).

” Revitalisasi penggilingan padi juga dilakukan untuk dapat menghasilkan beras premium,” pungakasnya.

Ke depan, untuk tahap berikutnya juga akan memfasilitasi eksport beras merah Jatiluwih dan beras organik yang diproduksi subak-subak yang telah melaksanakan usahatani padi secara organik di Tabanan dan Buleleng.

Sementara Direktur PT. Eco Solusindo, Arianto melihat pangsa pasar luar negeri untuk beras premium dan beras khusus masih terbuka lebar seperti : Singapura, Australia, Korea dan bahkan eropa.

Semakin banyak beras produksi Bali yang dapat diekspor akan merangsang petani untuk meningkatkan kualitas produksinya, agar harga jual semakin meningkat dan pendapatan petani sudah tentu akan juga meningkat.

Seperti diketahui, sesuai Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor : 57/M-DAG/Per/8/2007 tentang Penetapan harga tertinggi beras, ditetapkan harga tertinggi untuk beras medium (butir patah maksimum 25%) adalah Rp. 9.450,-/kg, beras premium (butir patah maksimum 15%) Rp. 12.800,-/kg.

Dengan demikian, peningkatan pendapatan petani padi akan dapat ditingkatkan bila petani dapat mengolah sendiri hasil panennya dan menjual dalam bentuk beras, tidak menjual gabah apalagi menjual tebasan yang harganya pasti sangat murah.

 

Penulis/editor: Budiarta

- Advertisement -

Hujan Guyur Wilayah Sidemen, Tanah Longsor Terjang Rumah Warga Lebu

KARANGASEM, balipuspanews.com - Bangunan rumah beserta tembok penyengker milik warga di Banjar Dinas Lebu Bungbungan, Desa Lokasari, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem rusak akibat terkena...

Maling Ikan Kepergok, Nyaris Dihakimi Massa

NEGARA, balipuspanews.com - Pencuri ikan yang beraksi di Desa Pengambengan, nyaris dihakimi massa. Beruntung polisi cepat datang dan mengamankan pelaku.Pencuri yang jumlahnya dua orang...
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
5 Waktu Penting Cuci Tangan Dengan Sabun
00:48
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Mengantri
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berwisata
00:54
Video thumbnail
Tips Menaiki Pesawat di Masa Pandemi
01:06
Video thumbnail
Hal-hal yang Mesti Diperhatikan Setelah Keluar Rumah
00:48
Video thumbnail
Gaya Hidup Sehat yang Bisa Diterapkan di Tengah Pandemi
01:03
Video thumbnail
Perlengkapan yang Wajib Dibawa Dalam Tas di Masa Pandemi
00:57
Video thumbnail
Protokol Kesehatan di Tempat Ibadah
00:57
Video thumbnail
Tips Berkendara di Masa Pandemi
01:12
Video thumbnail
3 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berkunjung ke Suatu Tempat
00:47
Video thumbnail
Langkah Mencegah Kluster Keluarga
01:03
Video thumbnail
Panduan Menggunakan ATM di Masa Pandemi
01:22
Video thumbnail
Tanda Daya Tahan Tubuh Melemah
00:52
Video thumbnail
6 Jenis Salam Pengganti Jabat Tangan yang Populer di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Lindungi Lansia dari Covid-19
00:44
Video thumbnail
Tips Aman Nyoblos di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Pergi Bekerja
00:56
Video thumbnail
Tips Menggunakan Kendaraan Umum di Masa Pandemi
01:05
Video thumbnail
Tips Aman Makan di Rumah Makan di Masa Pandemi
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Dihindari Saat Memakai Masker
00:50
Video thumbnail
Penggunaan Masker yang Benar
01:18
Video thumbnail
Tips Menjaga Imunitas Tubuh di Masa Pandemi
00:51
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja ke Supermarket
00:57
Video thumbnail
Tips Aman Berjualan di Masa Pandemi
00:45
Video thumbnail
Cara Mencuci Masker Kain Dengan Benar
02:25
Video thumbnail
Manfaat Menggunakan Masker Dengan Benar
00:45
Video thumbnail
Tips Aman Keluar Rumah di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Tips Aman Berbelanja di Pasar di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Harus Dilakukan Driver Taksi Online
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Mesti Dipatuhi Driver Ojek Online di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan Bagi Pekerja di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Tips Aman Menggunakan Taksi Online di Masa Pandemi Covid-19
00:54
Video thumbnail
Tips Aman Menaiki Ojek Online di Masa Pandemi
01:10
Video thumbnail
Tips Aman Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:26
Video thumbnail
7 Langkah Mencuci Tangan Benar
01:09
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:50
Video thumbnail
Etika Batuk yang Benar
00:51
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:49
Member of