Selasa, Februari 27, 2024
BerandaNasionalJakartaPencarian KRI Nanggala-402, Presiden: Upaya Terbaik Terus Dilakukan

Pencarian KRI Nanggala-402, Presiden: Upaya Terbaik Terus Dilakukan

JAKARTA, balipuspanews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pemerintah terus upaya melakukan pencarian Kapal Selam KRI Nanggala-402 meski ada dugaan kapal tenggelam.

Kepala Negara berharap dan memohon doa terbaik bagi 53 awak yang berada di dalam KRI Nanggala-402.

Penegasan disampaikan Presiden Jokowi dalam siaran melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (25/4/2021).

Dalam pernyataannya Presiden mengungkapkan bahwa ia telah mendapatkan laporan dari Panglima TNI dan KSAL tentang upaya pencarian dan penyelamatan kapal selam KRI Nanggala-402 pada hari Sabtu (24/4/2021).

Kepada Presiden, TNI Angkatan Laut menyatakan telah menaikkan status KRI Nanggala-402 dari hilang kontak atau submiss menjadi tenggelam atau subsink.

“Musibah ini mengejutkan kita semua, tidak hanya keluarga 53 awak kapal, keluarga Hiu Kencana maupun keluarga besar TNI Angkatan Laut tapi juga seluruh rakyat Indonesia, kita semua bangsa Indonesia menyampaikan kesedihan yang mendalam atas musibah ini, khususnya kepada seluruh keluarga awak kapal selam,” ucap Jokowi dalam siaran akun YouTube Sekretariat Presiden.

Kendati demikian, Presiden menegaskan segala upaya terbaik pencarian dan penyelamatan telah dan masih akan terus dilakukan.

BACA :  HUT ke-236 Kota Denpasar, Wali Kota Jaya Negara Berkomitmen Tuntaskan Tantangan Pembangunan

“Untuk itu marilah semuanya kita memanjatkan doa dan harapan terbaik bagi 53 patriot terbaik penjaga kedaulatan negara dan bagi segenap anggota keluarga agar diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan,” ajak Presiden.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam keterangan persnya, Sabtu (24/4/2021) menyatakan, status KRI Nanggala-402 telah menjadi subsunk (tenggelam) setelah tim pencari melakukan pencarian selama 72 jam.

Sabtu kemarin adalah pencarian hari ketiga sejak KRI Nanggala-402 dinyatakan hilang kontak pada Rabu (21/4) dini hari di perairan sisi utara Pulau Bali. Sabtu pagi juga merupakan batas akhir life support berupa ketersediaan oksigen bagi kru KRI Nanggala, yakni 72 jam, jika listrik dalam kapal mati total (black out).

Di tempat sama, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan jika aliran listrik masih menyala, kemungkinan kapasitas oksigen dalam kapal akan tersedia sampai 5 hari dan akan habis kurang lebih pada hari Senin (26/4/2021).

Yudo menjelaskan pencarian kapal saat ini terkonsentrasi di sembilan titik pada perairan utara Bali, yaitu sekitar 40 kilometer dari pesisir Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng.

BACA :  Sosialisasikan Program JKN, Kepala BPJS Kesehatan Denpasar Sebut Peran Media Sangat Dibutuhkan

Sembilan titik itu jadi daerah fokus penyelidikan karena tim pencari sempat menemukan tumpahan minyak, serta mendeteksi daya magnet cukup kuat.

Penulis : Hardianto

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular